Kanal

Langganan Banjir, Pemkab HSU Perkuat Siring Desa Lok Bangkai

Beberapa tahun terakhir di Desa Lok Bangkai, Kecamatan Banjang tidak lagi dilanda banjir karena dibangun siring sepanjang pinggir sungai. - Reni Kurnia Wati

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Desa yang berada di pinggir sungai memang rentan dengan musibah banjir. Tak heran jika pemerintah berupaya agar desa dipinggir sungai tidak terkena banjir.

Salah satunya adalah aliran sungai Balangan yang sering meluap ke desa desa disamping aliran sungai. Desa yang berada di sepanjang sungai Balangan di Kecamatan Banjang seperti sudah langganan setiap tahun terkena musibah banjir.

Namun beberapa tahun terakhir di Desa Lok Bangkai, Kecamatan Banjang tidak lagi dilanda banjir karena dibangun siring sepanjang pinggir sungai. Pembangunan masih akan terus dilanjutkan tahun ini menggunakan dana desa menunggu musim kemarau.

Baca: Sujiwo Tejo Sebut Rantai Kekacauan Soal Ustadz Abdul Somad Batalkan Ceramah Karena Dugaan Intimidasi

Desa Lok Bangkai yang memiliki 441 Kepala Keluarga (KK) ini memang sebagian besar daerah rawa dan kondisi tanah cukup rendah. Untuk menghindari terjadinya banjir aparat desa terus berupaya untuk membuat dek siring penahan banjir di sepanjang pinggiran sungai terlebih sejak tahun 2014.

Kepala Desa Lok Bangkai Abdul Basit mengatakan penahan banjir dibangun berupa dek siring dan jalan yang ditinggikan dengan fungsi ganda selain untuk jalan juga penahan air ganda. Sepanjang tepian sungai dibangun dek siring yang tingginya disesuaikan dengan kondisi tanah hingga memastikan luapan air sungai tidak bisa memasuki desa.

Baca: Kagetnya Anies Baswedan Saat Kunjungi Jonatan Christie karena Lihat Kondisi Rumahnya

“Pembangunannya dilakukan bertahap selama beberapa tahun hingga saat ini terbangun dek siring dan jalan yang juga berfungsi untuk menahan air sepanjang 300 meter, saat musim penghujan warga tidak lagi khawatir dengan banjir,” ungkapnya.

Tahun lalu juga terdapar tujuh ruas jalan yang dibangun sehingga delapan RT yang ada di Desa Lok Bangkai telah terhubung. Dan pada tahun 2018 rencananya kembali akan dibangun jalan mengganti jalan titian yang saat ini sudah mulai lapuk.

Baca: Jadwal Liga 1 2018 Pekan 21 Panas! Persib Bandung vs Arema FC, PSM vs Barito Putera

Deni warga Desa Lok Bangkai mengatakan siring penahan banjir bukan hanya dibangun dipinggiran pemukiman warga namun juga di sekitar kebun karet.

"Dulu saat musim hujan kebun karet ijut terendam air, sekarang sudah aman dan tetap bisa memanen getah karet dengan aman saat musim penghujan," ujarnya.

Air memang kadang memang masih masuk namun berasal dari desa lain, dirinya berharap seluruh desa bisa melakukan hal yang sama agar tidak ada lagi banjir. (nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Sumber: Banjarmasin Post

Warga Gerebek Guru Honorer Asal Madura yang Cabuli Siswi SMP di Dalam Mobil, Awal Kenalan di Medsos

Berita Populer