Kanal

Toga Ada di Tiap Halaman Rumah Warga, Penilai dari Kemenkes Datangi Desa Argomulyo

- istimewa/ diskominfo Tabalong

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Masuk nomimasi tiga besar nasional lomba pemanfaatan tanaman obat keluarga (toga) dan akupresur, Desa Argomulyo didatangi tim penilai dari Kementerian Kesehatan RI.

Kedatangan tim ini melakukan penilaian dalam kategori lomba pemanfaatan tanaman obat keluarga (toga) dan akupresur untui desa terpencil.

Kabid Pelayanan dan Sumberdaya Kesehatan Dinkes Tabalong, Ahmad Baihaki, Rabu (5/9/2018), membenarkan tim dari kemenkes sudah datang untuk melakukan penilaian.

Baca: Respons Orang Dekat Gus Dur Soal Ustadz Abdul Somad yang Batal Ceramah karena Dugaan Intimidasi

"Tim datang kemaren untuk melakukan penilaian langsung ke lokasi di Desa Argomulyo dan juga melakukan penilaian di lingkungan kantor Pemkab Tabalong dan kecamatan," jelasnya.

Disampaikannya, dalam lomba pemanfaatan toga ini Tabalong awalnya mengikutkan tiga perwakilan untuk tiga kategori.

Kategori untuk kota diikutkan dari Kecamatan Murungpudak, kategori desa diikutkan dari kecamatan Tanta dan kategori desa terpencil dari kecamatan Bintangara.

Dari tiga perwakilan itu, akhirnya kategori desa terpencil yang dalam hal ini diwakili Desa Argomulyo, kecamatan Bintangara yang berhasil menjadi juara.

"Jadi kini Desa Argomulyo akan bersaing dengan dua desa lainnya dari Pontianak dan Bangka Belitung," ujarnya.

Baca: Pesawat Berpenumpang Vokalis Endank Soekamti Jatuh di Yogyakarta, Ini Faktanya

Diungkapkan Baihaki, kelebihan pemanfaatan toga di Desa Argomulyo ini memang sudah sangat jelas terlihat.

Ini karena, walaupun awalnya belum dibina tetapi hampir di setiap halaman rumah warga ada di temukan tanaman obat keluarga.

Kemudian dengan terpilihnya masuk nominasi tingkat nasional diharapkan bisa semakin meningkatkan budidaya toga di masyarakat.

"Kita juga berharap dengan menanam toga ini bisa meningkatkan derajat masyarakat dan hasil produknya juga bisa bermanfaat secara ekonomis," ungkapnya.

Diketahui saat tim kemenkes melakukan penilaian diikuti juga Sekda Tabalong H Abdul Muthalib Sangadji, Ketua TP PKK Tabalong Hj Syarifah Syifa, TP PKK Kecamatan Bintang Ara, Unsur Pejabat SKPD Kabupaten Tabalong dan masyarakat Desa Argo Mulyo.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Banjarmasin Post

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer