Kanal

Pengucuran Dana Desa di Batola Dilaporkan Secara Online

Dahlan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Batola - Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pelaporan pengucuran dana desa di Kabupaten Batola dilaporkan secara online dan diharapkan tertib setiap waktu. Sebab, Menteri Keuangan menuntut pelaporan dana desa itu harus harus sesuai realisasi fisik keuangannya.

“Iya, laporan dana desa terkoneksi secara online ke Kementrian Keuangan. Jadi semau desa di Batola diharapkan tertib melaporkan dana desanya,” tegas Dahlan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Batola, Kamis (6/9/18).

Baca: Intrusi di Sungai Bilu Mulai Stabil, Sepekan Kadar Garam 17 Miligram per Liter

Menurut Dahlan, dana per satu desa di Kabupaten Batola hingga 2018 tidak mencapai Rp1 miliar per tahunnya. Kabupaten Batola pada 2018 ini mendapatkan kucuran Rp130 lebih miliar untuk 195 buah desa dan jika dirinci per desa di kabupaten setempat hanya mendapatkan sekitar Rp600 sampai Rp 800 juta.

“Ini yang perlu diluruskan ke masyarakat. Setiap desa di kabupaten Batola hanya mendapatkan kucuran dana desa sekitar Rp600 sampai Rp800 juta saja. Jadi tidak sampai Rp1 miliar per satu desa seperti yang disangka orang kebanyakan,” kata Dahlan.

Ditambahkannya, besaran dana per satu desa ini perlu terus disosialisasikan ke masyarakat luas. Nah, ada informasi ada penambahan desa pada 2019 itu sekitar Rp13 triliun untuk seluruh Indonesia.

Baca: Begini Cara Ahok Melamar Polwan Cantik Bripda PND Hingga Bakal Menikahinya

“Dana desa seluruh Indonesia yang sebelumnya Rp60 triliun menjadi Rp73 triliun,” katanya.

Nah, sambung Dahlan, setelah dihitung-hitung dengan penambahan alokasi dana desa yang bersumber APBN tersebut, maka setiap desa di Kabupaten Batola akan mendapatkan kucuran Rp800 juta sampai Rp1 Miliar.

(banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Banjarmasin Post

Jelang Pernikahan Mantan, Pria di Kalimantan Tengah Mengamuk Bunuh Bibi dan Ibu Kandungnya

Berita Populer