Kanal

Puluhan Warga Daha Serahkan Alat Setrum Ikan ke Polisi

Puluhan alat setrum diserahkan. - istimewa/ Humas Polres HSS

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN - Puluhan masyarakat di Kecamatan Daha Selatan dan Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dengan suka rela menyerahkan peralatan penyetruman ikan kepada pihak berwajib, Kamis, (6/9/2018).

Penyerahan alat ilegal fishing itu dilakukan oleh warga Desa Pihanin Raya Kecamatan Daha Selatan dan warga Desa Murung Raya Kecamatan Daha Utara.

Baca: Klarifikasi Ustadz Abdul Somad Soal Batal Ceramah Karena Dugaan Intimidasi, Sebut Sejumlah Ormas

Pertemuan berlangsung di rumah Ketua RT 06 Desa Pihanin Raya Kecamatan Daha Selatan, Suriani. Pada pertemuan itu dihadiri Kasat Intelkam Polres HSS AKP Agus Wibowo, Kapolsek Daha Selatan IPTU Hilmi Wansyah, Kapolsek Daha Utara IPDA Syahbana beserta personil Polres HSS lainnya.

Pada pertemuan itu dihadiri ratusan warga dari dua desa sekaligus sosialisasi terkait dengan kesadaran hukum tentang larangan penyetrum ikan.

Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko SIK melalui Kasubbag Humas IPTU Ghandi Ranu mengatakan ada sekitar 150 warga masyarakat Batang Alai atau Desa Pihanin Raya Kecamatan Daha Selatan dan Desa Murung Raya Kecamatan Daha Utara yang berhadir.

Baca: Jadwal & Klasemen MotoGP Mizano Italia 2018 Live Trans 7, Valentino Rossi Target Juara di Kandang

"Pertemuan tersebut bertujuan untuk memberikan kesadaran hukum tentang larangan kegiatan penyetruman ikan," katanya.

Setelah terjadi musyawarah yang ramah dan penuh kekeluargaan dikatakan ada 39 warga yang dengan sukarela menyerahkan peralatan setrum ikan.
Peralatan yang diserahkan berupa mesin Genset 39 buah, Kapasitor 39 buah dan Serok Ikan 39 buah.

"Ada 39 warga yang menyerahkan peralatan setrum ikan setelah dilakukan sosialisasi terkait kesadaran hukum tentang larangan kegiatan penyetruman ikan," lanjutnya.

Pada pertemuan itu, para warga berjanji dan mengaku akan sadar hukum tidak akan ada lagi yang mencari ikan dengan cara menyetrum.

Baca: 10 Pekerja Migran (TKI) Non Prosedural Sukses Dicegah Ke Arab Saudi Jadi Pembantu

Namun para warga ingin, pihak Kepolisian dan Kepala Desa untuk memperjuangkan ke Pemda HSS agar kesejahteraan warga bisa meningkat dengan cara dibangunkan jalan yang bagus.

Mereka juga ingin dibuatkan cetak sawah dan diberikan bantuan alat tangkap ikan tradisional serta bantuan lainnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga. (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Banjarmasin Post

Video Viral Jokowi Hormat Sendiri saat Indonesia Raya Berkumandang, Begini Menurut Undang-undang

Berita Populer