Kanal

Banyak Supir Menolak Pindah ke Terminal Km 17, ini yang Dikeluhkan

bpost - BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Seperti diungkapkan Sudian, sopir antarkota Banjarmasin-Hulu Sungai yang mengaku semakin sulit mendapatkan penghasilan.

Dalam sehari dia harus setengah hari dulu menunggu penumpang sampai penuh.

Apalagi ketika para supir diminta pindah ke Terminal Kilometer 17 Gambut.

Baca: Ini Jawaban Anak Ahok Terkait Rencana Ayahnya Menikahi Bripda Puput Nastiti Devi

"Saat ini saja sulit penumpang, apalagi harus pindah ke Gambut sana. Mana ada penumpangnya,” ujar sopir yang melayani treayek Banjarmasin-Tanjung itu.

Senada, Udin, rekan Sudian yang menyebut menarik penumpang sangat sulit apalagi diharuskan mengetem di terminal Tipe A Gambut Barakat.

Baca: Kartika Putri Tegaskan Posisinya Bukan Istri Kedua, Habib Usman Berstatus Duda

"Bagaimana kalau kita ngetem di sana, siapa yang akan menangung penumpangnya? Lha kenyataannya di sana (Gambut) juga sepi," ungkapnya.

Ungkapan ketidaksiapan jika mengetem di Terminal Km 17 disuarakan sejumlah supir yang kini lebih memilih terminal km 6 sebagai tempat mencari penumpang.

Baca: Seleksi CPNS 2018 Diperkirakan 16-20 September 2018, ini Jumlah Formasi yang Dibutuhkan

Para sopir Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) menolak diarahkan mengetem di terminal km 17 Gambut Barakat.

Hingga kini tetap menolak pindah dan memaklumi jika terminal km 17 Gambut masih sebatas lintasan.

Editor: Edinayanti
Sumber: Banjarmasin Post Edisi Cetak

VIDEO John Kei, Sosok Pembunuh Sadis Penghuni Sel Khusus Nusakambangan yang Kini Bertobat

Berita Populer