Kanal

Di Hari Tuanya, Kakek ini Harus Berjuang Mengumpulkan Rupiah untuk Mengobati Ginjal yang Sakit

ia juga menunjukkan bagian luka bekas operasi ginjalnya yang semula sudah ia jalani sekitar dua bulan yang lalu di sebuah rumah sakit di Banjarmasin - banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie

"Iya. Kan sebelum ke dokter, saya biasanya periksa ke BPJS dulu sekaligus mendapatkan rujukan operasi. Nah sejak itu, saya diberitahukan kalau BPJS saya mengalami tunggakan selama empat bulan," jelasnya.

Sementara menurut Subandi, demi mendapatkan kesehatan pada ginjalnya tersebut, ia mendapatkan waktu sekitar tiga setengah bulan sebelum operasi.

"Awalnya cuma satu bulan. Tapi dokter masih beri waktu tiga setengah bulan, agar ginjal saya diangkat," ujarnya.

Sementara Mariatun, istri Subandi mengaku sangat bingung mencari cara atas biaya pengobatan suaminya.

Apalagi dengan penghasilannya sebagai pencari kardus bekas.

"Kerjaan saya cari kardus atau tempat telur bekas. Biasanya saya jual dan hasil untuk beli beras," ungkapnya.

Sementara Ketua RT 47 Kelurahan Sungai Andai, Imul mengaku sudah mengetahui kondisi warganya tersebut.

Bahkan demi meringankan kehidupan Mariatun dan Subandi, ia beserta warganya juga tidak jarang memberikan bantuan.

"Kami sebetulnya juga sedang berupaya mencarikan cara agar mbah pun bisa menjalani operasi nantinya," ujarnya.

Mariatun dan Subandi, menurut Ketua RT 47 itu sebetulnya memiliki anak.

Namun lantaran mengalami sedikit permasalahan, sehingga kondisi keduanya kurang mendapatkan perhatian.

"Iya kasian mbah. Bahkan beberapa waktu yang lalu mereka juga sempat meminta izin menempati posko untuk tempat tinggal, tapi kami larang. Makanya, kami pun sebetulnya masih mencarikan solusi, baik mediasi dengan anaknya maupun bantuan biaya operasi nantinya, " jelas Imul.

Editor: Edinayanti
Sumber: Banjarmasin Post Edisi Cetak

Hasil Final Polling Mata Najwa di 3 Sosmed, Prabowo-Sandi Unggul dari Jokowi-Ma'ruf Amin

Berita Populer