Kanal

Kementerian Perhubungan Soroti Toilet Buntu dan Musala di Terminal Gambut Barakat

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi didampingi Kepala BPTD wilayah 15 Kalsel, Ardono di terminal Gambut Barakat Kamis (06/09/2018) - istimewa/BPTD wilayah 15 Kalsel

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Masih adanya kerusakan fasilitas terminal Gambut Barakat tak luput jadi perhatian Kementerian Perhubungan RI yang sempat menjenguk toilet buntu dan musala yang belum siap di terminal itu. 

Kala itu kunjungan dipimpin langsung Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi.

Menurut dia, tahun ini juga Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat akan menggelontorkan anggaran Rp 2 miliar untuk memerbaiki fasilitas terminal Gambut Barakat.

Baca: Ustadz Abdul Somad Kritisi Dakwah yang Mengkritisi, Harusnya Mengajak dan Merangkul

Dua miliar rupiah tersebut hanya untuk memerbaiki fasilitas khususnya toilet buntu karena air yang belum lancar dan musala.

Dengan adanya penggelontoran dana tersebut maka sebutnya tak ada alasan terminal Gambut Barakat tak dioperasikan tahun ini.

"Harus dioperasikan tahun ini karena anggaran juga turun tahun ini juga," ujarnya.

Selain itu pihaknya juga akan memerbaiki aspek regulasi pengganti peraturan menteri Perubahan nomor 35 dengan kendaraan bus AKAP dan AKDP harus bermula dan berakhir di terminal. Bus tak boleh lagi menaikkan dan menurunkan penumpang di pool mereka.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Ujicoba Timnas Indonesia vs Mauritius Live RCTI Jelang Piala AFF 2018

Terkait adanya percobaan pengoperasian terminal di tahun lalu jelasnya BPTD wilayah 15 Kalsel bersama Dishub Kalsel dan stake holder harus membantu menyukseskan pengoperasian terminal.

"Sepanjang semua punya komitmen untuk membantu, saya yakin pasti bisa," ujarnya.

Bahkan jika BPTD wilayah 15 Kalsel bersama Pemprov Kalsel butuh inyervensi dari pemerintah pusat yaitu dari Kementerian Perhubungan maka jelasnya pihaknya takkan segan untuk melakukan intervensi pelaksanaan pengoperasian terminal Gambut Barakat.

"Kalau butuh bantuan personel atau perlu didatangkan organda dari pusat akan kita datangkan," ujarnya.

Baca: Hasil Latihan Bebas (FP) 1 MotoGP San Marino 2018 Sirkuit Misano Italia - Dovizioso Tercepat, Rossi?

Lokasi Terminal Gambut Barakat yang kerap menjadi keluhan supir karena terletak jauh dari pusat kota juga menuai komentar dari Budi. Beberapa terminal di Indonesia sebutnya ada yang kasusnya serupa dengan terminal Gambut Barakat. Diletakkan agak jauh dari pusat kota dengan harapan akan ada pertumbuhan ekonomi baru di lokasi baru.

Namun pertumbuhan ekonomi sebutnya takkan muncul sendiri tanpa ada pembangunan infrastruktur dan fasilitas lain di dekat terminal. Akibatnya terminal Gambut Barakat sampai terbengkalai tak dioperasikan.

Baca: Adik Ahok Tuliskan Penyebar Kebohongan, Berkaitan Rencana Ahok Nikahi Polwan Bripda PND?

Sementara kepala BPTD wilayah 15 Kalsel, Ardono, Jumat (07/09/2018) kepada Banjarmasinpost.co.id mengatakan pengoperasian Terminal Gambut Barakat memang akan dioperasikan tahun ini.

"Kita tidak mungkin mengoperasikan tanpa perbaikan fasilitas kebutuhan dasar penumpang dan supir yaitu air, toilet dan musala," ujarnya.
(banjarmasinpost.co.id /milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Banjarmasin Post

Ditemukan Tewas di Sawah, Mahasiswi Aceh Ternyata Dibunuh Pacar karena Alasan Ini

Berita Populer