Kanal

Pengemis dari Kandangan yang Bawa Uang Rp 100 Juta Lebih Disarankan Lakukan Ini

Kai Asmuni bersama dengan uangnya. - istimewa/Satpol PP HSS

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN - Adanya seorang pengemis di Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang memiliki uang ratusan juta ramai menjadi perbincangan warga, Jumat, (7/9/2018).

Tidak hanya perbincangan di warung kopi, namun juga di media sosial. Setelah foto pengemis dan uang ratusan juta rupiah tersebar di medsos banyak yang mengomentari.

"Ternyata tidak hanya di Pulau Jawa atau di Banjarmasin ada pengemis yang punya uang banyak. Ternyata di Kandangan juga ada," kata Nana, Warga Kandangan.

Baca: Begini Nasib Pengemis yang Kedapatan Bawa Rp 100 Juta Lebih oleh Satpol PP Kandangan

Dia berharap keluarga pengemis itu bisa mengarahkan agar uang yang dimiliki bisa disimpan di Bank atau untuk modal usaha. Sehingga uangnya lebih aman.

Sementara itu, di medsos banyak yang mengomentari bahwa Kai Asmuni beruntung bisa mengumpulkan uang sebanyak itu.

"Jualan setahun aja belum tentu bisa mengumpulkan uang sebanyak itu. Kai Asmuni ternyata bisa. Luar biasa, bisa buat modal usaha," kata warga lainnya.

Sebelumnya, sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terkejut saat memeriksa pengemis hasil giat razia gepeng di wilayah Pasar Kandangan.

Baca: Nasib Penghina Ustadz Abdul Somad, Dibekuk FPI dan Terancam Hukum Adat Diusir Dari Riau

Seorang pengemis yang diamankan petugas gabungan Dinas Sosial (Dinsos) dan Satpol PP HSS menyimpan uang RpĀ 100 Juta lebih.

Uang itu terdiri atas pecahan dua ribuan, lima ribuan, 10 ribuan, 50 ribuan hingga 100 ribuan.

Pengemis yang menyimpan uang itu bernama Asmuni (76) warga kelurahan Jambu Hilir, Kecamatan Kandangan.

Kepala Satpol PP HSS Roni Rusnadi membenarkan dengan diamankan pengemis yang menyimpan uang ratusan juta.

Baca: Calon Istri Ahok, Bripda PND Selalu Berhijab Setiap Jumat Saat Masih SMA Kata Kepala Sekolahnya

"Total uangnya ada Rp 100. 630.000 juta. Dia diamankan bersama dengan enam gepeng lainnya saat penertiban gepeng di kawasan pasar Kandangan," katanya.

Dikatakannya, pengakuan Asmuni kepada petugas, uang itu hasil kumpulan mengemis selama dua tahun terakhir di wilayah pasar Kandangan.
Uangnya disimpan dalam keresek dan dimasukan dalam tas selempang. Asmuni juga mengaku sengaja membawa uang karena tidak berani meninggal uangnya di rumah karena takut hilang.

"Ada yang mau dibeli, makanya uanganya dibawa semua," kata Asmuni kepada petugas namun tidak jelas apa yang mau dibelinya. (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Banjarmasin Post

Pesawat Miring dan Bergoyang Tak Wajar lalu Putar Balik, Wings Air Benarkan Adanya Kesalahan Teknis

Berita Populer