Kanal

Aljazair Bangun Masjid Senilai Rp 29 Triuliun, Masjid Terbesar Ketiga di Dunia Dibuka 2019

Masjid Agung Aljazair di Algiers yang mulai dibangun pada 2008 dan akan menjadi masjid terbesar ketiga di dunia. - XINHUA

BANJARMASINPOST.CO.ID, ALGIERS - Sebuah bangunan masjid yang disebut akan menjadi yang terbesar ketiga di dunia bakal segera diresmikan di Aljazair.

Masjid Agung Aljazair, yang terletak di kawasan al-Mohammadiya di ibu kota Algiers tersebut dijadwalkan mulai dibuka pada akhir tahun ini atau awal 2019.

Bangunan masjid yang dilengkapi menara setinggi 265 meter dan didirikan di area seluas 200.000 meter persegi itu disebut-sebut adalah yang terbesar di dunia setelah dua masjid suci Arab Saudi.

"Masjid dengan semua fasilitasnya harus sudah diserahkan pada akhir Desember 2018 mendatang. Namun apabila tidak memungkinkan, maka batas maksimalnya adalah awal 2019," kata Menteri Urusan Agama dan Wakaf Aljazair, Mohammed Isa.

Dilansir dari Al Arabiya, Minggu (9/9/2018), pemerintah Aljazair telah mengalokasikan anggaran hampir 2 miliar dolar (sekitar Rp 29 triliun).

Masjid Agung Aljazair tersebut akan memiliki ruang ibadah seluas 20.000 meter persegi yang mampu menampung hingga 120.000 jemaah.

Baca: Istri Gantung Diri di Rumah, Suami Buru-buru Pulang karena Dapat Firasat Ini

Baca: Hasil MotoGP San Marino 2018 Sirkuit Misano Italia - Dovizioso Juara, Lorenzo Jatuh, Rossi Posisi 7

Baca: Ini Dia Kisi-kisi Soal CPNS 2018, Mau Sukses Soal Dijawab Semua, Nilai Tertingg 5 & Terendah 0

Baca: Ashanty Kaget! Pas Jumat Ada Pria Misterius Bertingkah Aneh di Restorannya, Ditabur Kemenyan

Selain itu, juga terdapat ruang perpustakaan khusus yang dapat menampung hingga 6.000 orang sekaligus.

Sementara menara masjid setinggi 265 meter akan memiliki 43 lantai, di mana setiap lantai akan menjadi ruang museum yang mendokumentasikan sejarah era Islam.

Untuk kenyamaan para jemaah juga telah disiapkan tiga lantai bawah tanah, yang satunya akan difungsikan sebagai lahan parkir yang mampu menampung hingga 6.000 kendaraan.

Proyek pembangunan masjid agung tersebut telah dimulai sejak 2008 namun sempat beberapa kali mengalami penundaaan dan penghentian lantaran adanya konflik antara pemerintah Aljazair dengan perusahaan yang menangani pembangunan masjid.

Perusahaan Jerman yang semula memenangkan tender pembangunan masjid akhirnya memilih mundur dan pekerjaan dilanjutkan oleh sebuah perusahaan China.

Karena luasnya proyek pengerjaan, pengawasan yang semula ditangani Kementerian Urusan Agama dan Wakaf dialihkan ke Kementerian Perumahan dan Konstruksi.

Menteri Perumahan Aljazair Abdel-Wahid Tammar pun telah mengumumkan beberapa pekan lalu bahwa tahun 2019 akan menjadi tahun terakhir dalam fase konstruksi masjid. (KOMPAS.COM)

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews

Wanita di Medan Dicegat 4 Teman Sosialitanya saat Naik Taksi, Babak Belur Dihajar Pakai High Heels

Berita Populer