Kanal

Fadli Zon Tegur Presiden Jokowi Soal Munculnya Gerakan Separatis, Intelijen Pun Disentil

Fadli Zon - kompas.com

Mereka ditangkap di halaman depan kampus Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ), Selasa (4/9/2018) siang.

Diduga, 34 mahasiswa ini ada kaitannya dengan aksi gerakan Papua Merdeka karena menyebarkan selebaran kegiatan United Liberation Movement For West Papua (ULMFWP) kepada masyarakat dengan menggunakan media sosial ataupun membagikannya di jalan-jalan.

Diketahui, isi selebaran ULMFWP itu menyerukan agar pelajar dan pegawai serta masyarakat meliburkan diri dan ikut berkumpul untuk aksi damai menyerukan penentuan nasib sendiri bagi bangsa Papua.

Baca: Hasil Lengkap UEFA Nations League 2019, Luksemburg Pecahkan Sejarah, Spanyol dan Swiss Menang

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav Robby Urbinas mengungkapkan, mereka diamankan lantaran ketahuan melakukan aksi atas tindak lanjut dari selebaran yang disebar oleh ULMFWP di berbagai media sosial beberapa hari terakhir ini.

“Saat ini oleh penyidik tengah melakukan klarifikasi terhadap 34 orang yang kita amankan itu. Walaupun kegiatannya dilakukan di dalam kampus, akan tetapi tujuannya sudah jelas tidak menjaga keutuhan negara kita, apalagi tidak masuk dalam agenda resmi universitas. Itu sebabnya kami melakukan pembubaran dan mengamankan mereka untuk dimintai klarifikasinya,” ungkap Gustav di Mapolres Jayapura Kota, Selasa malam, dilansir TribunWow dari Kompas.com.

Baca: Wajah Ahok Semringah Saat Bahas Pernikahan dengan Pengacaranya, Enggan dengan Janda

Gustav juga menyebutkan, adapun barang bukti yang diamankan aparat kepolisian berupa pengeras suara serta spanduk berisi ucapan terima kasih kepada Vanuatu dan Solomon (untuk dukungannya kepada West Papua), persis kaitannya denga isi selebaran itu.

“Ini semuanya mahasiswa. Itu sebabnya kami akan minta klarifikasi kepada pihak kampus. Bagaimana ada orang di luar kampus bisa membuat kegiatan di area kampus atau kalau kegiatannya resmi dalam agenda kampus, kami kepolisian tidak akan masuk ke lingkungan kampus. Kenapa saya masuk? Karena arah kegiatannya tidak menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Ada Gerakan Separatis di Medsos, Fadli Zon Tegur Jokowi: TNI Polri Jangan Dipakai Alat Politik

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews

Kronologi Polisi Gadungan Perkosa Siswi SMK di Hadapan Pacar, Berawal Kepergok Mesum di Warnet

Berita Populer