Kanal

Istri Gantung Diri di Rumah, Suami Buru-buru Pulang karena Dapat Firasat Ini

Seorang ibu rumah tangga (IRT) ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di dalam rumahnya di Jalan Gangan Perintis Kecamatan Satui Kabupaten Tanahbumbu pada Minggu (9/9/18) sekitar pukul 14.00 wita. - Man Hidayat

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Seorang ibu rumah tangga (IRT) ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di dalam rumahnya di Jalan Gangan Perintis Kecamatan Satui Kabupaten Tanahbumbu pada Minggu (9/9/18) sekitar pukul 14.00 wita.

IRT tersebut bernama Nor Aida (29) yang sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dalam kamar mandinya. Nor Aida ditemukan sudah tewas saat suaminya pulang bekerja karena pirasatnya tidak nyaman.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Satui AKP Apri. Dia mengatakan Ibu rumah tangga itu bunuh diri lantaran permasalahan keluarga antara dirinya dan suamianya.

Dari keterangan yang didapat, Aida memutuskan bunuh diri karena berkelahi dengan suaminya lantaran cemburu.

"Dugaan bunuh diri dengan menggantungkan diri dengan tali. Kejadian itu saat warga datang untuk melaporkan kejadian itu ke Polsek dan langsung kami tindak lanjuti," katanya.

Baca: Hasil MotoGP San Marino 2018 Sirkuit Misano Italia - Dovizioso Juara, Lorenzo Jatuh, Rossi Posisi 7

Baca: Martapura FC Takluk Gara-gara Hadiah Penalti untuk Blitar United, Frans: Percuma Protes!

Baca: Ini Dia Kisi-kisi Soal CPNS 2018, Mau Sukses Soal Dijawab Semua, Nilai Tertingg 5 & Terendah 0

Baca: Wow! Di Singapura Ashanty Makan Daging Seharga Rp 3 Juta, Azriel: Rasanya Tidak Enak

Kejadian tersebut terjadi langsung didatangi jajaran Polsek Satui. Dilokasi kejadian, ditemukan adanya tali yang diduga digunakan untuk gantung diri di dalam WC/ Kamar Mandinya. Sementara Irt tersebut sudah dilarikan ke Klinik SMS.

"Hasil visum korban luka lecet di dagu 8 cm, ada dua bekas jeratan tali melingkar. Satu jeratan melingkar dari dagu sampai ke dagu 30 cm. Kesimpulan hasil visum, dinyatakan mati lemas dan tidak ditemukan unsur-unsur kekerasan lain," kata Apri.

Dari hasil pemeriksaan saksi-saki, korban diketahui sudah satu kali perna mencoba melakukan bunuh diri. Namun diketahui oleh suami korban dan nyawa korban tertolong. Peristiwa itu terjadi Jumat 7 september lalu.

Saat itu, suami korban sedang bekerja di sebuah perusahaan tambang PT Darna Henwa . Dan saat pulang mebemukan rumah dalam keadaan terkunci dan anaknya umur 3 tahun menangis dan suami korban mencoba masuk melalui jendela. Saat itu, suaminya langsung menemukan korban dalam keadaan gantung diri namun masih bisa ditolong.

Selanjutnya, pada Sabtu kemarin, suaminya mencoba untuk berkomunikasi dan saat itu baik-baik saja. Namun siapa sangka, keesokan harinya tepatnya pada Minggu (9/9/18) pukul 14.00 wita, Irt ini kembali nekat untuk gantung diri dan menghembuskan nafas terakhirnya di dalam kamar mandi.

Saat kejadian itu, suaminya bekerja dan saat bekerja itu, perasaan tidak nyaman dan hp tidak direspon istrinya membuatnya kawatir. Akhirnya, sang suaminya minta tolong rekan kerjanya untuk minta diantarkan ke rumahnya dan saat itu rumah semuanya tertutup rapat dan akhirnya masuk dengan cara membuka paksa jendela dan ditemukan bahwa istrinya sudah dalam keadaan tergantung.

"Hal ini terjadi karena korban dan suaminya ada permasalahn rumah tangga, kecemburuan dan akhirnya sang istri nekat gantung diri," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Sumber: Banjarmasin Post

Kronologi Lengkap Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi yang Dilakukan Haris Simamora

Berita Populer