Kanal

Adaro Spectaprenuer, Wadah Promosi UKM Lokal Tabalong

Acara yang diselenggarakan oleh PT Adaro Indonesia bekerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) BPC Tabalong dan pemerintah daerah ini diselenggarakan untuk kali kedua setelah launching pertama kali pada November 2017 lalu. - istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Adaro Spectarenuer 2.0 telah usai digelar dengan meriah dan mendapat sambutan hangat dari sejumlah pihak dan masyarakat luas.

Acara yang ditujukan sebagai wadah promosi produk unggulan bagi sejumlah UKM yang ada di Tabalong ini diselenggarakan di gedung Sarabakawa selama 5 hari sejak senin hingga jumat (3-7/9/2018) silam.

Acara yang diselenggarakan oleh PT Adaro Indonesia bekerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) BPC Tabalong dan pemerintah daerah ini diselenggarakan untuk kali kedua setelah launching pertama kali pada November 2017 lalu.

Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani menyambut baik pelaksanaan kegiatan yang

dilaksanakan. (istimewa)

Pada kesempatan tersebut, Adam Syamsudinnor, ketua pelaksana Adaro Spectaprenuer menerangkan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan adalah untuk menyediakan wadah bagi UKM baru untuk mempromosikan produk yang dimiliki kepada masyarakat secara langsung.

“Dengan ini promosi dapat dilakukan kepada calon konsumen dan meningkatkat minat beli masyarakat pada produk yang dimiliki oleh UKM-UKM terlibat," terang Syamsudinnor.

Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani menyambut baik pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan.

Adaro Spectaprenuer (istimewa)

Dia mengharapkan pameran serupa dapat terus diselenggarakan setiap tahunnya agar para pelaku usaha kecil di Tabalong dapat berkembang dan lebih dikenal.

“Ini merupakan bentuk nyata dari dukungan perusahaan dan HIPMI dalam mendukung perkembangan perekonomian masyarakat di kabupaten kita, dengan acara ini diharapkan semakin banyak UKM yang tumbuh di Tabalong," jelas Anang.

Dari jumlah total 32 UKM yang terlibat, stand Griya Organik yang dikelola oleh Edi Susapto cukup menarik perhatian, ia menampilkan sejumlah produk pertanian ramah lingkungan berupa sayur dan buah yang ia petik langsung dari lahan pertaniannya.

“Kalau yang lain banyak menjual produk jadi, disini saya menjual sayur dan buah yang bebas dari pestisida dan pupuk kimia, jadi ini semua sayur dan buah disini sehat dan aman untuk dikonsumsi,"ungkapnya.

Selain sayur dan buah sehat, stand UKM yang menjadi binaan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) ini juga menampilkan pupuk organik serta bahan pengental lateks alami yang menjadi salah satu keunggulan kelompok petani karet UPPB Fajar Menyingsing desa Muara Uya.

“Dengan menggunakan asap cair, kualitas K3 karet akan lebih baik dibanding menggunakan pupuk yang biasa digunakan oleh petani karet pada umumnya. Dengan kualitas karet yang baik tentunya harga jual karet sendiri akan semakin tinggi dan keuntungan dan kesejahteraan petani dapat ditingkatkan, ” ungkap Candra Fajar Putra, staf bidang ekonomi YABN.

Selain produk pertanian, di stand binaan YABN juga menampilkan kerajinan sasirangan yang diproduksi menggunakan bahan pewarna alam dan sejumlah permainan sains yang ditampilkan oleh komunitas guru ABCDE yang mengenalkan sains sebagai metode pendidikan yang dapat mengasah kepekaan anak dalam mengamati dan menganalisa suatu hal. (*/aol)

Penulis: Dony Usman
Editor: Edinayanti
Sumber: Banjarmasin Post

Haringga Sirla Tewas Dikeroyok, Bermula dari KTP Korban Dirazia Sejumlah Suporter Persib Bandung

Berita Populer