Kanal

Anita, Pasien Penderita Tumor Ganas Asal Batola Jalani Tranfusi Darah di RSUD Ulin Banjarmasin

Anita (35), penderita tumor ganas di tangan selama 16 tahun, warga RT 04, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola. - banjarmasinpost.co.id/edi nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Menjalani tranfusi darah. Inilah kabar terakhir Anita (35), penderita tumor di tangan selama 16 tahun, warga RT 04, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola yang kini tengah menjalani pengobatan di RSUD Ulin Banjarmasin.

“Iya pasien tumor ganas Anita belum dioperasi. Sebab, harus dipulihkan keadaan umumnya dulu.
Saat ini Anita sedang menjalani tranfusi darah,” kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Batola, M Hatta, Senin (10/9/2018).

Menurut Hatta, saat ini Anita kekurangan haemoglobin sehingga perlu tranfusi darah. Jika dibiarkan maka Anita akan pingsan, seperti sudah bernafas. Nah, kondisi ini harus dipulihkan terlebih dahulu.

Anita dibawa ke RSUD Ulin didampingi petugas puskemas Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan besok pagi, Senin (2/9/18) jam 10:00 Wita pagi lalu.

Baca: 25 Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 2018, 1 Muharram 1440 Untuk Status Faceboo, Twitter, dan Whatsapp

Baca: Wanita Asal Banjarmasin Mengadu Pada Hotman Paris Putrinya Disekap 6 Bulan dan Dijaga Oknum Brimob

Baca: 328 Formasi CPNS di Pemprov Kalsel, Terbanyak Formasi Guru Pendidikan 212 Orang

Baca: Ini Tanggapan Disdik Kalsel dan Ombudsman Kalsel Terkait Sumbangan Komite Sekolah

Anita, penderita tumor dan kanker di tangan selama 16 tahun pernah menyatakan pada 2002 pihak keluarga pernah berkonsultasi ke salah satu rumah sakit di Banjarmasin dan dinyatakan dirinya mengidap penyakit tulang keropos. Namun tak menyangka penyakit ini berkembang menjadi kanker.

Pada 2007 Anita juga pergi lagi ke rumah sakit di Banjarmasin. Dari pihak rumah sakit menyatakan dinyatakan tangan harus diamputasi. Pada 2017, pihak rumah sakit menyatakan tak berani mengoperasi karena pembuluh darah sudah pecah.

“Saya sempat nggak sadar 10 hari dan drop. Badan terasa panas dan sakit karena tumor ini,” katanya.

Berbagai uluran tangan mengalir ke Anita. Termasuk relawan di Banjarmasin yang akan mengupayakan pengobatan tumor Anita. Dari pihak relawan menyatakan akan membantu mencarikan dana pengobatan tumor tersebut.

“Relawan memberi semangat Anita agar tak patah semangat dan pada 6 Juli saya dibawa relawan ke salah satu rumah sakit di Banjarmasin. Pihak rumah sakit,, menyatakan tangan harus diamputasi dan baru penyembuhan dalam,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Banjarmasin Post

Pengakuan Wanita Penabrak Anggota Polisi usai Terobos Rombongan Presiden Jokowi

Berita Populer