Kanal

Inilah Pemenang Lomba Nite Carnival 1 Muharram, Ihsan Alhaque : Peserta Naik 100 Persen

NIGHT CARNIVAL Tahun Baru Islam 2018, 1 Muharram 1440 H Perserta menampilkan keunikan dan pesan saat night carnival. - banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Malam Nite Carnival untuk kategori kelompok pawai kirab yang diselenggarakan di depan Balai Kota Banjarmasin, Senin (10/9/2018), dimenangkan oleh nomor urut tiga, yakni peserta dari SMA PGRI 2 Banjarmasin. Mereka mengusung tema penyebaran Islam Wali Songo.

Peserta dari SMA PGRI 2 Banjarmasin, M Sabilillah, mengatakan jika tema yang mereka usung adalah wali songo.

Alasannya, wali songo merupakan penyebar agama Islam di Indonesia. 

Baca: Syarat Ini Harus Dipenuhi Jelang Penerimaan CPNS 2018, Pendaftaran CPNS Hanya di sscn.bkn.go.id

Untuk membangkitkan ingatan penyebaran Islam, SMA PGRI 2 mengusung tema itu lengkap dengan atribut peta seluruh Indonesia. 

"Selain berharap menang. Acara kali ini juga sebagai wadah silaturahmii kami kepada teman SMA yang ada di Banjarmasin. Apalagi, sebagian besar peserta dari SMA," katanya

Nite Carnival saban tahun digelar Pemko Banjarmasin. Kali ini, pawai kirab digelar dengan tema beragam ada yang memparadekan huruf hijaiyah dengan tema iqra, hingga memparadekan cerita 1001 malam.

Ada 31 kelompok dari berbagai lapisan masyarakat, mengikuti peringatan malam 1 Muharam 1440 hijriah kali ini.

Baca: Jadwal Siaran langsung RCTI (Live) Timnas Indonesia vs Mauritius Hari Ini Selasa (11/9/2018)

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Muhammad Ikhsan Alhaque, menerangkan tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut untuk memeriahkan tahun baru Islam, 1 Muharam 1440 hijriah dan rangkaian hari jadi Kota Banjarmasin Ke-492.

“Jadi kita laksanakan karnaval malam hari, dengan harapan seluruh komponen masyarakat melihatnya dan untuk meminimalisir kemacetan arus lalu lintas,” ujarnya

Kegiatan ini, terangnya lagi, telah  yang kedua kalinya dilaksanakan.

Bila pada 2017 lalu jumlah pesertanya hanya sekira 15 kelompok. Maka di 2018 ini telah terjadi peningkatan sekira seratus persen yakni menjadi 31 kelompok. “31 kelompok itu jumlah pesertanya kurang lebih 600 orang. Jadi satu kelompok ada yang lima orang, ada yang 10 atau lebih,” katanya. (banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Banjarmasin Post

Beredar Foto-foto Awal Penemuan Jasad Korban Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, 2 Anak di Kamar

Berita Populer