Kanal

Siswa SMPN 5 Paringin Dibekali Wawasan Kebangsaan

Sosialisasi wawasan kebangsaan oleh Kesbangpol Balangan di SMPN 5 Paringin - banjarmasinpost.co.id/elhami

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Ruang Aula SMPN 5 Paringin menjadi wadah dilaksanakannya kegiatan sosialisasi/seminar talk show, dan diskusi peningkatan wawasan kebangsaan oleh Kesbangpol Balangan.

Kegiatan dengan tema "Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan" terhadap pelajar tingkat SLTP di isi oleh Kanit IV Sat Intelkam Polres Balangan Ipda Paisal Kadafi sebagai pemateri.

Dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan Pancasila adalah sebagai ideologi dan dasar negara Republik Indonesia, pancasila bukan agama tetapi Indonesia adalah negara beragama tetapi bukan negara agama.

"Indonesia terdiri dari berbagai suku, ras, agama, budaya dan adat istiadat yang berbeda namun rakyat Indonesia bisa hidup rukun, dan saling menghargai karena dasar negara kita Pancasila serta “Bhinneka Tunggal Ika” semboyan bangsa Indonesia," jelasnya.

Baca: Hasil Timnas Indonesia Vs Mauritius Live RCTI, Skor Sementara 0-0

Baca: LIVE RCTI! Link Live Streaming RCTI Timnas Indonesia vs Mauritius, Ujicoba Jelang Piala AFF 2018

Baca: Live Streaming RCTI - Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mauritius, Laga Ujicoba Jelang Piala AFF

Baca: LIVE STREAMING Persebaya vs PS Tira Liga 1 2018 - Link Live Streaming Indosiar Jam 18.30 WIB

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kanit Bintibmas Sat Binmas Polres Balangan Ipda Kuswanto, dalam kesempatan itu menyampaikan rumusan kelima sila yang terkandung dalam pembukaan UUD Negara Republik Indonesia 1945.
"Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, ideologi negara, pemersatu dan sumber dari segala sumber hukum, dalam sosialisasi," katanya.

Ia juga menghimbau kepada siswa agar bisa mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Perwakilan Kesbangpol Balangan Bidang Koordinator Kominda Fitriana Wijaya menambahkan bahwa NKRI merupakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan sistem desentralisasi, dimana pemerintah daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya.

Di luar bidang pemerintahan yang oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan pemerintah pusat, dengan tujuan memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

"Kami mengingatkan kepada siswa-siswi agar waspada terhadap gerakan separatisme di lingkungan sekitar kita," tegasnya.

Peserta juga dihadiri oleh Kepala SMPN 5 Paringin Ahmad Riyadi, Dewan Guru SMPN 5 Paringin, dan siswa SMPN 5 Paringin yang berjumlah sekitar 40 orang.(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Banjarmasin Post

Ditemukan Tewas di Sawah, Mahasiswi Aceh Ternyata Dibunuh Pacar karena Alasan Ini

Berita Populer