Kanal

ASDP Optimalkan Kapal Penyeberangan untuk Layanan Masyarakat Batulicin-Kotabaru

Bupati Kotabaru Sayed Jafar saat meninjau kapal penumpang, Jumat (18/3/2016) - banjarmasinpost.co.id/helriansyah

Hanya untuk sementara waktu pelabuhan darurat tidak bisa dioptimalkan, karena terkendala ombak besar terjadi dalam tiga bulan terakhir.

"Karena terjadi antrean kapal kan yang di Tanjung Serdang. Di Batulicin sudah dua pelabuhan," katanya.

Selain mengoptimapkan dermaga darurat yang sudah digunakan saat kondisi perairan tenang, tambah Marsadik, ASDP tidak mungkin membangun pelabuhan permanan seperti di wilayah Batulicin.

Membangun pelabuhan permanen diperlukan investasi cukup tinggi atau sekitar Rp 35 miliar. Sementara di sampingnya sudah terbangun jembatan penghubung Pulaulaut-Batulicin.

"ASDP kan perusahaan BUMN. Jadi sekarang tidak pakai APBN, tapi dana ASDP sendiri. Kalau dulu pakai APBN, tinggal minta ke pemerintah pusat dibangunkan. Sekarang tidak bisa," jelasnya.

Sebaliknya ASDP memberikan dividen (pembagian laba) kepada negara. "Membangun satu jembatan tidak kurang Rp 35 miliar, untuk pengambilannya kapan. Sementara jembatan penghubung tiga, empat tahun lagi sudah beroperasi," tandas Marsadik.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Sumber: Banjarmasin Post

Beredar Isi Percakapan Asusila Kepsek SMAN 7 Mataram yang Menyeret Baiq Nuril

Berita Populer