Kanal

Banjar Pun Tunggu Hasil Lab 53 Sampel Darah, Diduga Ada Virus Rubella Seperti Banjarbaru

Ilustrasi: Struktur Virus Campak - Medicine World

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Dugaan munculnya wabah virus rubella juga terjadi di Kabupaten Banjar.

Saat ini, Dinkes Kabupaten Banjar masih menunggu hasil uji laboratorium 53 sampel darah santri satu ponpes di Martapura, apakah mengandung virus rubella.

Baca: Capaian Imunisasi MR di Banjarbaru Cuma 32 Persen, Begini Kata Wali Kota Nadjmi

Kadinkes Banjar, Ikwansyah, Selasa (11/9/2018) mengakui data ada 53 orang terindikasi mengidap campak.

Demi memastikan apakah campak atau mengandung virus rubella, pihaknya menunggu hasil uji laboratorium.

“Dari temuan 53 kasus itu adalah santriawati salah satu pondok pesantren di Kabupaten Banjar,” bebernya.

Baca: Bukan Cuma Al Falah, Ponpes Lain di Banjarbaru Juga Tolak Imunisasi MR, Begini Alasannya

Terkait hal itu, pihaknya sudah melakukan tindakan, mulai pengobatan, pemberian vitamin A kepada anak yang terindikasi teridap penyakit tersebut, pengambilan spesimen pada kasus sebanyak 17 sampel darah untuk mengetahui jenis virus dan sampel urine untuk mengetahui tipe virus.

Ikhwansyah berujar pihaknya sudah membagikan masker pada anak yang menderita guna mengurangi terjadinya sebaran wabah. “Kami juga mengkarantina para siswa penderita di klinik pondok pesantren.

Baca: Syarat Wajib untuk Jabatan Khusus Jelang Penerimaan CPNS 2018, Pendaftaran Hanya di sscn.bkn.go.id

"Indikasi sementara campak, namun belum bisa dipastikan karena menunggu hasil uji laboratorium," bebernya.

Pihaknya terus menyampaikan pentingnya imunisasi MR, apalagi kini sudah ada rekomendasi dari MUI yang membolehkan imunisasi MR.

Sosialisasi-sosialisasi juga sudah gencar dilakukan, dan meminta dukungan dari kantor kementerian agama. (banjarmasinpost.co.id/milna sari/hasby)

Penulis: Milna Sari
Editor: Royan Naimi
Sumber: Banjarmasin Post

Video detik-detik Vicky Prasetyo Gerebek Angel Lelga sedang Selingkuh di Kamar Pukul 2 Dinihari

Berita Populer