Kanal

Banyak Nelayan Tak Punya Izin Kapal, Ternyata Ini Kendala yang Dihadapi

Kapal nelayan di Kecamatan Takisung mengikuti lomba hias perahu, rela tidak melaut atau mencari ikan, setiap awal Desember - Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid

Namun demikian bukan berarti nelayan di sini pun lepas dari masalah. Dari seluruh nelayan di pesisir Kabupaten Tanahlaut, ternyata belum semuanya memiliki surat izin ukur kapal. Tak hanya itu, kapal nelayan di Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung juga tidak punya izin penangkapan ikan.

Ini sangat rawan jika terjadi penertiban dari aparat Satpolair ataupun patroli TNI Angkatan Laut di luar wilayah Kalsel.
Nelayan di Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut, paling banyak yang memiliki kapal kapasitas mesin besar.

Baca: Kekasih Deddy Corbuzier, Sabrina Chairunnisa Sindir Kriss Hatta Soal Hajar Hilda Vitria

Kapal itu kerap memburu jenis ikan besar seperti ikan tenggiri, ikan tongkol dan rajungan dan ikan peda setiap musim hingga ke perairan wilayah provinsi tetangga tanpa surat izin menangkap ikan dari Pemerintah Kalimantan Selatan.

Haji Utih, nelayan di Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut, mengaku kondisi tanpa surat legalitas menangkap ikan itu sudah berlangsung dua tahun ini.

Pengelolaan perikanan tangkap bukan kewenangan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut, sejak awal 2017 lalu beralih menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) .

Nelayan mengaku kesulitan memasuki perairan di wilayah provinsi tetangga, seperti di Kalimantan Tengah ataupun perairan di Kalimantan Barat. Itu karena aparat penegak hukum di wilayah provinsi tetangga tidak mau toleransi. "Kalau penegak hukum di Kalimantan Selatan, begitu diceritakan kondisinya, bisa memahami dan memberikan tolerasi," katanya.

Baca: Tak Bawa KTP Saat Razia Satpol PP, Lelaki Ini Harus Denda Rp 51.000, Langsung Sidang

Pengalaman Haji Darmawan, warga Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, kapalnya tak punya izin lantaran urusannya hingga kini tidak selesai. "Saya sudah mengurus ke Kintap, hingga kini belum ada petugas yang datang mengukur kapal saya," katanya.

Hampir sebagian kapal nelayan di pesisir pantai Takisung belum memiliki izin kapal akibat sulitnya nelayan mengurus perizinan. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat/mukhtar wahid/helriansyah)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Royan Naimi
Sumber: Banjarmasin Post

Viral Curhatan Penumpang Lion Air yang Tak Dapat Tempat Duduk: 'Suruh Nyari Sendiri Emang Kopaja'

Berita Populer