Kanal

Bea Cukai Undang 13 Produsen Vape di Banjarmasin, Aturan untuk Produsen Bukan Distributor

Ilustrasi rokok eletrik Vapor. - surya online

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Humas Kantor Bea Cukai Banjarmasin, Wibowo tek menampik terkait adanya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 146 tahun 2017 tersebut.

Menurutnya, sosialisasi akan lebih intensif dilakukan pada Kamis (13/9/2018) mendatang di kantor Bea dan Cukai Banjarmasin dengan mengundang 13 produsen vape di Banjarmasin.

Baca: Pengguna Vape Asal Banjarbaru Langsung Jual Alat Hisapnya, Efek Rencana Pajak 57 Persen

"Ya, karena aturan ini dikenakan kepada produsen bukan distributor. Begitu juga pengenaan cukai 57 persen terhadap produk liquid. Nah, rencananya Kamis mendatang, kami akan mengumpulkan 13 produsen vape. Di sana kami akan sampaikan mendetail terkait pengurusan izin sebetulnya sangat mudah dan paling lama membutuhkan waktu delapan hari," jelasnya, Selasa (11/9/2018).

Lebih lanjut, terkait turunnya peraturan tersebut Wibowo menjelaskan cukai sebetulnya berperan sebagai pengendalian.

Terlebih mengingat liquid vape yang merupakan produk hasil pengolahan tembakau (HPTL) yang lambat laun berefek negatif terhadap kesehatan.

Baca: Syarat Wajib untuk Jabatan Khusus Jelang Penerimaan CPNS 2018, Pendaftaran Hanya di sscn.bkn.go.id

"Nah, dengan cukai inilah, setidaknya penggunaan HPTL pun bisa dikendalikan. Selain itu uang yang ditarik sebetulnya nanti akan dikembalikan ke masyarakat, untuk kesehatan," jelasnya.

Sementara itu pengamat kesehatan dr Vinna Dwiana mengatakan, vapor dilihat dari kacamata seorang praktisi kesehatan, kalau bahayanya memang lebih sedikit dibandingkan dengan rokok tembakau.

Adanya vape tujuannya untuk mengurangi penggunaan rokok tembakau. Vapor sebenarnya adalah penghantar nikotin elektrik dilihat dari kandungannya.

Baca: Kekasih Deddy Corbuzier, Sabrina Chairunnisa Sindir Kriss Hatta Soal Hajar Hilda Vitria

Yaitu nikotin lalu propilen glycol /glyserin dan penambah rasa, dimana nikotin konsentrasi 0-100 mg/ml berefek pada orang muda dapat mengganggu perkembamgan otak.

Sedangkan untuk wanita hamil juga membahayakan seperti diketahui nikotin adalah zat aditif bila penggunaannya dihentikan akan timbul gelisah mudah marah depresi dan cemas.

Sedangkan kandungan glyserin dapat mengiritasi saluran pernafasan pada individu yang sensitif.
Ada lagi kandungan TSNA yaitu zat yang bersifat carsinogenik atau dapat menyebabkan kanker.

Baca: Dipo Latief Minta Balikan, Nikita Mirzani Sebut Masih Cinta, Billy Syahputra Bilang Ini

“Walaupun vape bukan menghasilkan asap dari pembakaran tembakau tapi hanya uap air.
Dan uap air yang dihasilkan mengandung nikotin yang bisa juga membahayakan kesehatan karena terhirup terpapar melalui kulit dan mata. Jadi tetap vape tidak membuat tubuh anda aman,” jelasnya.

Peraturan pemerintah yang mengenakan cukai untuk vape agaknya jalan keluar untuk supaya penggunaan vape terkendali.

Dan itu menurut Vinna cukup bijaksana, karena bagaimanapun yang paling baik untuk menjaga kesehatan adalah setop merokok apapun jenisnya. (Banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie/nia kurniawan)

Editor: Royan Naimi
Sumber: Banjarmasin Post

Video Detik-detik Harimau Muncul di Pasar hingga Terjebak di Kolong Ruko, Memangsa Kambing dan Ayam

Berita Populer