Kanal

Rosihan : Masih Ada Potensi Terjadi KLB Campak dan Rubella di Kalsel

Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat, Dr drg Rosihan Adhani SSOS MS - banjarmasinpost.co.id/m fadli setia rahman

“Siapa yang akan tanggung jawab mereka. Mereka yang hamil kan tidak hidup steril di satu tempat saja,” kata dia.

Baca: Dipo Latief Minta Balikan, Nikita Mirzani Sebut Masih Cinta, Billy Syahputra Bilang Ini

Kini yang harus dilakukan kepada guru dan pengasuh sekolah agama yaitu meyakinkan imunisasi ini oleh Kemenag.

Seharusnya imunisasi MR tak memerlukan persetujuan, karena sudah diberikan sosialisasi bagaimana manfaat dan dampak jika tidak diimunisasi.

Baca: Kekasih Deddy Corbuzier, Sabrina Chairunnisa Sindir Kriss Hatta Soal Hajar Hilda Vitria

Dalam sebuah program tidak memerlukan persetujuan karena penjelasan dan sebagainya sudah dianggap clear.

Imunisasi terkait dengan masyarakat secara keseluruhan bukan hanya kepada individu. Program kesehatan masyarakat jika tidak ada persetujuan harusnya itu bisa dilakukan.

Sementara dengan cara ingin menunda imunisasi sampai ada vaksin yang halal, sekarang apakah penyakitnya bisa ditunda. Sekarang kan sudah ada ancaman, dan kita tidak bisa menunda penyakit.

Interaksi dari berbagai daerah, bisa saja masuk kasus ini dari berbagai daerah di luar Kalsel dari internal antar kabupaten dan sebagainya karena campak memang endemis artinya. Makanya digerakkan pencegahan harus digalakkan dengan imunisasi MR ini. (banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Royan Naimi
Sumber: Banjarmasin Post

Viral Rumah Bohemian Rapsody di Blitar, Gaya Eropa dan Dianggap Mistis, Lihat Video Penampakannya

Berita Populer