Kanal

Sosialisasi Kenaikan Cukai Vapor Dinilai Kurang, Tapi Ada Pengusaha Senang Ada PMK 146 Tahun 2017

Foto ilustrasi: Pengusaha Vape di Banjarbaru -

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sosialisasi dari Bea dan Cukai Banjarmasin mengenai rencana kenaikan pajak vapor hingga 57 persen dianggap pengusaha vapor di Banjarmasin masih kurang maksimal.

Pasalnya, beberapa distributor dan produsen masih bingung pengurusan dan peruntukkan
nomor pokok pengusaha barang kena cukai (NPPBKC).

"Itu dia, kami masih blank. Apakah (NPPBKC) untuk produsen atau distributor. Kemudian dengan adanya PMK ini, kami harus melakukan apa, atau melengkapi apa. Kan info yang kami dapat dari 'ujar'," kata H Anshar, pemilik gudang Vapor di Banjarmasin,, Selasa (11/9/2018).

Baca: Harga Vapor Melonjak karena Pajak Tinggi, Pengguna Vape di Banjarmasin Galau

H Anshar juga mengatakan penerapan Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK 146 tahun 2017 sebetulnya akan berdampak.

Terutama dalam sisi keuntungan penjualan, mengingat formasi margin yang ditentukan oleh produsen akan berubah menjadi lebih kecil. Selain itu berkurangnya varian vape.

"Seperti Monk liquid. Dulunya, mereka produksi tujuh Varian. Dengan kebijakan baru ini, mereka sementara hanya mengeluarkan satu varian yang berpita cukai. Ya meskipun saya tidak tahu persis mengenai itu. Apakah karena pita cukai yang terbatas, atau karena margin yang sangat mepet, " jelasnya.

Baca: Pengguna Vape Asal Banjarbaru Langsung Jual Alat Hisapnya, Efek Rencana Pajak 57 Persen

Sehubung itu pula, menanggapi adanya kebijakan PMK 146 tahun 2017 tersebut Anshar berharap setidaknya pemerintah memberikan pembinaan dan bimbingan kepada distributor atau pengusaha vape.

Apalagi mengingat penjual eceran vape juga merupakan pengusaha kecil menengah, yang pelakunya juga banyak masih menjalani kuliah.

"Selain itu mohon bantu arah sosialisasi juga, karena PMK dan NPPBKC ini masih ujar dan ujar. Selain itu, saat ini saya dengar beberapa produsen di luar, sudah menyampaikan kepada kami, Bahwa mereka nanti akan Merecall seluruh produk keluaran mereka , dan akan menggantinya dengan produk yang sudah ber pita cukai," jelasnya.

Lain lagi dengan David. Meski pengenaan tarif cukai yang dipatok sebesar 57 persen dari harga jual vape dianggapnya masih belum tersosialisasi maksimal, ia berencana akan mereturn balik seluruh produknya.

Halaman
123
Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Royan Naimi
Sumber: Banjarmasin Post

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer