Breaking News:

Pemakaman Pilot Diwarnai Isak Tangis Keluarga

Jenazah Kapten Penerbang Ali Mustofa, pilot pesawat T-34 Charlie yang jatuh di Kabupaten Magelang, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giridharmaloyo di Kota Magelang, Sabtu (7/1/2012) siang.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MAGELANG - Jenazah Kapten Penerbang Ali Mustofa, pilot pesawat T-34 Charlie yang jatuh di Kabupaten Magelang, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giridharmaloyo di Kota Magelang, Sabtu (7/1/2012) siang. Upacara pemakaman diwarnai isak tangis dari keluarga, dan rekan-rekannya.

Upacara pemakaman dilakukan secara militer dipimpin oleh inspektur upacara Wakil Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Marsekal Pertama TNI Sugihardjo.

Membacakan sambutan dari Gubernur AAU Marsekal Muda TNI Bambang Samoedro, Sugihardjo mengungkapkan rasa bela sungkawa dan duka cita sedalam-dalamnya atas kepergian Ali Mustofa, kepada keluarga. Ali menjadi sudah menjadi bagian, mitra, dari keluarga besar TNI AU.

"Kematian adalah resiko yang dipikul oleh setiap tentara. Kita semua harus menyakini bahwa kepergian almarhum juga sudah menjadi jalan terbaik yang dikehendaki Tuhan," ujarnya.

Hadir dalam upacara pemakaman ini, Rina Hari Utami (30), istri almarhum bersama tiga anaknya yang masih kecil. Tiga anak tersebut masing-masing adalah Nabila (6), Noval (5), dan Aurel (2).

Rina, yang diliputi rasa sedih dan syok, tampak dipapah dan terus didampingi kerabatnya. Si sulung, Nabila, tampak terus mendampingi ibunya, dan ikut menaburkan bunga, tanpa menangis.

Lisa (32), sepupu almarhum, mengatakan, hari pemakaman ini bertepatan dengan ulang tahun kedua Aurel.

Lisa terakhir kali bertemu degan almarhum saat Lebaran, Dia mengenal almarhum sebagai sosok yang baik, dan taat beragama.

Susmiyati (60), ibu kandung almarhum, mengatakan, kejadian ini sungguh mengejutkan. Terakhir, dia bertemu saat almarhum pulang kampung ke Tuban, saat menjelang Tahun Baru 2012, beberapa waktu lalu.

"Saya tidak memiliki firasat apa-apa tentang kepergian anak saya ini," ujarnya tersedu.

Ali adalah anak pertama dari dua bersaudara. Adiknya, Budi Utomo (30), tinggal di Tuban, Jawa Timur, dan turut serta menghadiri pemakaman.  

 

Terima penghargaan

Komandan Skadron Udara 8 Wing 4 Pangkalan TNI AU (Lanud) Atang Sendjaya Bogor, Letkol (Pnb) Iwan Tahandi, mengatakan, almarhum Ali bertugas di Skadron 8 Wing 4 sejak tahun 2002 hingga awal tahun 2012. Terakhir menjabat sebagai kepala seksi keselamatan terbang dan kerja.

Pada hari Minggu lalu, almarhum baru saja berpamitan karena ditempatkan sebagai instruktur terbang di Lanud Adisutjipto.

Ali, menurut Iwan, sangat mahir mengemudikan berbagai jenis pesawat dan sangat berpengalaman menerbangkan pesawat jenis Charlie.

Karena prestasinya yang bagus dan tidak pernah mengalami kecelakaan kerja tersebut, Ali bahkan sempat dianugrahi penghargaan Satya Lencana Kesetiaan 8 tahun, pada tahun 2008.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved