Breaking News:

AC Korsleting, PN Surabaya Terbakar

Kebakaran terjadi di Pengadilan Negeri Surabaya Jalan Arjuno diduga kuat dugaan api berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek pada AC di salah satu ruangan lantai tiga.

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - Kebakaran terjadi di Pengadilan Negeri Surabaya Jalan Arjuno diduga kuat dugaan api berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek pada AC di salah satu ruangan lantai tiga.

Sekitar pukul 01.30 WIB, Sabtu dini hari, api membakar gedung bagian umum dan adminitrasi di lantai tiga Pengadilan Negeri Surabaya.

Kasie Pengendalian dan Pencegahan Dinas Kebakaran Surabaya Ari Bekti Iswanto mengakui diperkirakan api memang berasal dari salah satu alat elektronik di ruangan yang kemudian menyambar atap.

"Percikan api menyambar atap dan merembet ke ruangan lainnya. Kemungkinan memang berasal dari AC, tapi kami tidak berhak memastikan karena itu tugas kepolisian yang mengidentifikasinya," kata Ari kepada wartawan di lokasi kejadian, Sabtu dini hari.

Dari delapan ruangan, total ada enam ruang yang ludes dilalap "si jago merah". Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Selama hampir satu jam petugas mampu memadamkan api.

"Diantaranya dari Pos Pasar Turi, Tambakrejo, Pegirian, Wiyung, Margomulyo dan beberapa pos lainnya. Ini ditambah dua mobil tangki air dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemkot Surabaya," tukas Ari.

Kepala Dinas Kebakaran Kota Surabaya Nusri Faroch turun langsung memimpin anak buahnya memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dan total kerugian yang diakibatkan kejadian ini belum bisa ditaksir.

Dalam bulan ini, kebakaran di PN Surabaya merupakan kali pertama dan tercatat ke-17 kali peristiwa kebakaran sejak awal Januari 2012.

Sementara itu, Kapolsek Sawahan Kompol Aris Yudha Legawa mengungkapkan, api memang diduga berasal dari korsleting AC. Kendati demikian pihaknya masih memerlukan identifikasi untuk memastikan penyebabnya.

"Tim identifikasi dari kepolisian akan turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Ruangan yang terbakar juga dipasang garis polisi untuk tindakan lebih lanjut," katanya.

Mantan Kasat Lantas Polres Banyuwangi tersebut juga mengaku masih akan memintai keterangan beberapa saksi mata termasuk petugas penjaga gedung saat kebakaran terjadi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved