Ujian Nasional
Tunda Ujian Gara-gara Amplop Soal Kosong
Pelaksanaan ujian nasional hari pertama di SMA LPM Solihi di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, terpaksa ditunda
Ketua Panitia Ujian Nasional Kabupaten Halmahera Selatan Thamrin Lamaira yang dihubungi dari Ternate, Maluku Utara, Selasa (17/4/2012), mengatakan, tidak adanya lembaran soal itu diketahui beberapa saat sebelum ujian dimulai. "Saat amplop dibuka, tidak ada lembaran soal di dalamnya," tambahnya.
Masalah ini kemudian dilaporkan ke Panitia Ujian Nasional Maluku Utara dan diteruskan ke Panitia Ujian Nasional di tingkat pusat. Dari situ diberitahu kalau ujian nasional untuk 30 peserta ujian nasional dari SMA LPM Solihi agar dilaksanakan pada tanggal 23 April. Mereka akan mengikuti ujian nasional susulan bersama dengan murid lain yang tidak bisa mengikuti ujian nasional pada Senin (16/4) karena sakit.
Soal untuk ujian nasional susulan ini sudah ada di Polres Halmahera Selatan. "Diperkirakan jumlahnya masih cukup meski ada tambahan murid-murid SMA Solihi," ujar Thamrin.
Koordinator Pengawas Ujian Nasional Provinsi Maluku Utara Husain Alting mengatakan adanya kekurangan lembaran soal di Halmahera Selatan diperkirakan terjadi di percetakan di Surabaya. Pasalnya sejak soal ujian nasional diterima oleh panitia di Ternate, Maluku Utara kemudian didistribusikan ke panitia di setiap kabupaten/kota, seluruh berkas yang ada tidak pernah dibuka oleh pihak panitia.