Ujian Nasional

Pemerintah Tak Hadiri Pemanggilan Soal UN

Pemerintah, dalam hal ini Presiden, Wakil Presiden, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta Badan

Tayang:
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah, dalam hal ini Presiden, Wakil Presiden, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta Badan Standar Nasional Pendidikan, kembali tidak memenuhi panggilan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait eksekusi keputusan soal ujian nasional yang dijadwalkan pada Selasa (1/5/2012).

"Tadi saya sudah cek, belum ada laporan pemerintah hadir ke PN Jakarta Pusat," kata Edy Halomoan Gurning, kuasa hukum tim advokasi korban ujian nasional (UN).

Edy mengatakan, pemanggilan sudah dilakukan dua kali oleh PN Jakarta Pusat. Pemanggilan kepada pemerintah ini untuk memberikan teguran atau peringatan supaya pemerintah melaksanakan keputusan terkait dengan UN yang telah berkekuatan hukum tetap.

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tahun 2007, yang diperkuat putusan kasasi Mahkamah Agung tahun 2009, menilai pemerintah telah lalai dalam memberikan pemenuhan dan perlindungan hak asasi manusia terhadap warga negaranya yang menjadi korban UN, khususnya pada hak atas pendidikan dan hak anak-anak.

Pemerintah diperintahkan meningkatkan kualitas guru, kelengkapan sarana dan prasarana sekolah, serta akses informasi yang lengkap di seluruh daerah di Indonesia sebelum mengeluarkan kebijakan pelaksanaan UN lebih lanjut. Pemerintah juga diminta meninjau kembali sistem pendidikan nasional.

Hari Buruh Internasional
Massa  Formas Usir Penumpang Menuju Bandara

BANJARMASINPOST.CO.ID,  MEDAN- Penumpang yang menuju Bandara Polonia Medan di usir massa Formas yang tergabung dalam Dewan Buruh Sumatera Utara (DBSU). Massa Formas (Forum Masyarakat) terlibat perang mulut dengan penumpang yang menuju Bandara Polonia karena tidak di beri akses  menuju bandara, Selasa (1/5/2012).


Wartawan Tribun Medan (TRIBUNnews.com Network) melaporkan, seorang warga negara asing asal Australia yang ingin terbang ke Malaysia hampir menjadi sasaran massa Formas.
Kemarahan Formas sendiri diakibatkan bule laki-laki tersebut tetap nekat masuk ke areal bandara meskipun sudah diusir.

"I wanna go home now, get out," ucap bule tersebut ketika berusaha masuk. Namun ketika bule tersebut tetap memaksa masuk, dia hampir menjadi sasaran kemarahan massa.


Pengalaman serupa juga dialami sebuah keluarga yang hendak berangkat ke Jakarta dimana mereka disirami air ketika hendak masuk ke bandara. "Saya mau bawa ibu saya berobat, jangan kalian halangi," ujar seorang wanita kepada massa Formas.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved