Tanahlaut Bangun Waduk Penjernih Air
Untuk memenuhi pelayanan air bersih yang maksimal bagi warga Tanahlaut khususnya pelanggan PDAM, Dinas
Penulis: Moh. Choiruman | Editor: Syamsudin
Waduk berukuran 100x25 meter di atas lahan seluas 5,1 hektare yang menelan biaya sebesar Rp 2 Miliar tersebut, saat ini sedang dalam proses pengerjaan.
Diharapkan akhir 2012 ini, pembangunannya sudah selesai dan awal tahun sudah bisa dimanfaatkan untuk memenuhi keperluan air bersih warga Pelaihari.
“Makanya akan dikerjakan siang-malam, semoga pembangunannya sesuai dengan jadwal. Dan akhir tahun bisa diresmikan penggunaannya,” ujar Kabid Pengairan, Heru Didik, Minggu (26/8/2012).
Pembangunan waduk penjernih air tersebut diharapkan bisa menambah pasokan air baku PDAM Pelaihari yang selama ini hanya mengandalkan tanggul atau bendungan Sungai Kunyit yang dalam perbaikan karena jebol diterjang arus beberapa bulan silam.
Dengan waduk yang lokasinya tidak jauh dari pasokan air baku sekarang ini, selain akan menambah volume air baku sekaligus mengurangi biaya pembelian zat kimia untuk penjernihan. Sebab dalam waduk tersebut akan dibagi lima shaf yang fungsinya untuk penjernihan air.
“Insya Allah ini satu-satunya waduk penjernih air yang ada di Kalsel. Dengan waduk ini, PDAM tidak lagi membeli tawas untuk menjernihkan air, karena di shaf yang kelima air sudah bersih. Dan prosesnya menggunakan bahan-bahan alami, seperti ijuk, dan pasir,” katanya.