Bikin Film Prospek Usaha Menguntungkan
Bikin film susah? Tidak, tegas Afrizaldi, kelahiran Banjarmasin, 28 April 1981, yang beberapa film bikinannya telah menembus festival tingkat Asia.
“Ada niat, ada ide, ada kemauan. Itu modal utama untuk belajar. Peralatan, menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing,” ujar ayah satu puteri warga Jalan Laksanan Intan, Gang Permata, Pekauman, Banjarmasin Selatan, ini.
Dengan modal awal itulah, sambung Rizal, sapaan akrabnya, seseorang bisa membuka gerbang ke arah usaha mandiri. Sebut saja, film iklan, film profil, film prewedding ataupun pernikahan, indie ataupun dokumenter (jika diikutkan di sebuah festival dan kemudian meraih prestasi, akan lebih dikenal lagi) dan lainnya.
Bikin film, ada tiga tahap. Pertama, tahap konsep. Dimulai dari niatkan, disusul ide. Dilanjut tahap kedua, proses syuting. “Untuk belajar, bikinlah film keluarga, syutingnya pakai handphone pun bisa,” cetusnya. Ketiga, tahap edit yang bagi pemula bisa pakai perangkat yang ada, PC ataupun laptop.
Menyangkut teknis, kawan-kawan BPedia telah melontarkan pertanyaannya masing-masing. Di bawah inilah, jawaban dari Rizal. (awj)
Adenan Maulana
Camera yg ideal itu kayak gimana sih?
Nugie Jstar Zhlaluy UnThukmu
Emank perlu modal berapa dalam mengembangkan bisnis ini??
KAMERA yang ideal dalam hal video production tentu kamera yang memiliki daya tangkap gambar yang bagus, daya rekam audio yang baik. Ada enam control dasar yang wajib dimiliki oleh kamera, yaitu Aperture - Shutter Speed - ND Filter - Gain - Filter Colour - White Balance - Zoom - Focus - Audio Levels. Dan yang lebih utama kebesaran pixel dari kamera tersebut, karena kebesaran pixel akan sangat menentukan hasil gambar yang kita dapat nantinya.
Selain pixel, tentunya lensa juga sangat berpengaruh dalam hal menentukan hasilgambar/video. Kamera yang menurut saya standar/ideal minimal sudah memiliki sensor seperti 3CCD (Charged Coupled Device) dan CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor).
Boyman Dagea bleh juga ide x.
MODAL utama dalam bisnis sebenarnya adalah kemauan dan semangat, karena kalau kita berbicara nominal/modal tentu tidak akan terukur, sebab yang akan dijual di sini adalah kreativitas.
Untuk mencoba pada awalnya kita bisa menyewa peralatan shooting di tempat-tempat perentalan. Dari sana kita bisa mengukur, sejauh mana kreativitas kita bisa dijual.
E’bay Baihaqe Wara
Ingin... Tapi bingung mengenai aplikasi mana yang cocok buat editing...!! Dan juga daerah saya masih sangat kurang mengenai informasi tentang profesi ini. Terimakasih B-Post...
MEMANG aplikasi buat editing video itu sangat banyak. Setiap aplikasi memiliki kelebihan masing-masing. Jadi apabila kita mampu menguasai banyak aplikasi editing, tentu akan sangat membantu dalam melengkapi kebutuhan saat proses editing, seperti coloring, effect video, titleling.
Jadi Saya sarankan pilih software/aplikasi editing yang mempunyai banyak fitur untuk kebutuhan tersebut, seperti Adobe, Edius, Sony Vegas. Tapi jangan lupa, sesuaikan juga dengan spesifikasi komputer yang kita miliki, agar aplikasi tersebut bisa berjalan secara normal.