Koorlantas Mabes Polri Belum Kirim Material STNK
Kasubdit Regiden Ditlantas Polda Kalsel, AKBP Didik Mulyanto membenarkan telah terjadinya
Penulis: Khairil Rahim | Editor: Halmien
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kasubdit Regiden Ditlantas Polda Kalsel, AKBP Didik
Mulyanto membenarkan telah terjadinya kekosongan material Surat Tanda
Nomor Kendaraan (STNK) beberapa hari terakhir.
"Untuk material STNK diwilayah Banjarmasin dan Banjarbaru sudah berlangsung sejak dua hari ini sementara di Kabupaten Banjar sejak empat hari lalu," kata dia.
Kekosongan material STNK ini tidak hanya terjadi di wilayah Polda Kalsel tapi seluruh Indonesia karena stok material STNK belum dikirim Koorlantas Mabes Polri.
"Saat ini masih dalam tahap lelang pengadaan barang," lanjut dia.
Terkait apakah kekosongan ini akibat adanya kasus yang melibatkan jajaran Koorlantan Mabes dengan KPK, Didik dengan tegas mengatakan tidak ada kaitannya.
"Kekosongan material hampir setiap tahun terjadi jadi tidak ada sangkut pautnya," lanjut dia.
Meski material STNK kosong namun Didik mengaku masyarakat tidak perlu resah dan khawatir karena pihaknya menyiapkan BPKB cadangan.
"Kita menyiapkan formulir notis pajak yang distampel sebagai pengganti STNK. Ini berlaku mengetahui seluruh jajaran Polda Kalsel. Stempel menerangkan pengganti STNK berlaku selama enam bulan," lanjut dia.
"Untuk material STNK diwilayah Banjarmasin dan Banjarbaru sudah berlangsung sejak dua hari ini sementara di Kabupaten Banjar sejak empat hari lalu," kata dia.
Kekosongan material STNK ini tidak hanya terjadi di wilayah Polda Kalsel tapi seluruh Indonesia karena stok material STNK belum dikirim Koorlantas Mabes Polri.
"Saat ini masih dalam tahap lelang pengadaan barang," lanjut dia.
Terkait apakah kekosongan ini akibat adanya kasus yang melibatkan jajaran Koorlantan Mabes dengan KPK, Didik dengan tegas mengatakan tidak ada kaitannya.
"Kekosongan material hampir setiap tahun terjadi jadi tidak ada sangkut pautnya," lanjut dia.
Meski material STNK kosong namun Didik mengaku masyarakat tidak perlu resah dan khawatir karena pihaknya menyiapkan BPKB cadangan.
"Kita menyiapkan formulir notis pajak yang distampel sebagai pengganti STNK. Ini berlaku mengetahui seluruh jajaran Polda Kalsel. Stempel menerangkan pengganti STNK berlaku selama enam bulan," lanjut dia.