Pileg 2014
Angel Yakin Saingi Puan
BINTANG film era 1970 hingga1980-an, Yessy Gusman menjadi salah satu bakal calon legislator (bacaleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
Yessy mengaku harus berpikir lama sebelum mengambil keputusan itu. “Saya bertanya sana-sini, keluarga dan teman-teman. Dan paling utama bertanya dan meminta petunjuk kepada Allah SWT,” ujar perempuan bernama lengkap Yasmine Yuliantina Yessy Gusman tersebut kepada BPost, kemarin.
Pilihan itu sempat mendapat tentangan dari keluarga. “Ada anggota keluarga yang minta saya tidak nyaleg. Tapi, saya bisa memberikan pengertian sehingga mereka bisa memahami dan merestui. Ya, doakan saya agar diberi kekuatan,” ucap Yessy yang mengaku baru tiga tahun bergabung dengan PDIP.
Keinginan bisa menjadi orang berguna diucapkan pesohor yang menjadi bacaleg Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Angel Lelga. “Saya ingin hidup yang berguna untuk menyuarakan aspirasi rakyat kecil,” kata dia.
Perempuan bernama asli Lely Anggraeni itu mengaku maju menjadi bacaleg dari daerah pemilihan (dapil) tanah kelahirannya: Solo, Jateng. Dia mengatakan optimistis terpilih menjadi anggota DPR karena didukung banyak warga Solo.
“Persaingan sangat ketat sehingga saya harus memiliki kualitas untuk bersaing. Dan saya mampu bersaing. Keputusan ini sudah lama saya pikirkan. Banyak partai yang melamar tetapi saya memilih PPP karena ingin menjaga keimanan,” ujar janda penyanyi Rhoma Irama yang pernah ‘dekat’ dengan pengusaha Kalsel, Aman Jagau ini.
Posisi Angel di daftar caleg sementara (DCS) mentereng. Dia berada di posisi I Dapil Jateng V. Tidak tanggung-tanggung, Angel akan bertarung melawan tokoh PDIP, Puan Maharani. Selain itu juga ada GRAY Koes Moertiyah dari Partai Demokrat, Abdul Kharis Almasyhari (Partai Keadilan Sejahtera), Yusuf Wibisono (Partai Amanat Nasional), Mohamad Toha (Partai Kebangkitan Bangsa), Sarwoto Atmosutarno (Partai NasDem), Bambang Riyanto (Partai Gerindra), dan Eko Sarjono Putro (Partai Golkar).
Sementara, artis yang kariernya menanjak lewat modeling, Arzetti Bilbina, memilih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai kendaraan politiknya untuk menjadi anggota DPR. Pemilik nama lengkap Arzetti Bilbina Huzaimi Setiawan itu memilih PKB karena partai itu dipercayai rakyat bisa menyampaikan aspirasi atau amanah. Selain itu juga tidak ada pembedaan antara caleg dari kalangan politisi, tokoh dan artis.
“(Jika terpilih) Semua kalangan akan saya sentuh. Apa yang diinginkan masyarakat, terutama kaum perempuan akan saya bawa (ke DPR),” ucap dia.
Untuk Kalsel, berdasar DCS yang sudah diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) terdapat seorang artis sekaligus pengacara yang menjadi bacaleg yakni Gusti Randa. Dia maju dari Partai Hanura sebagai bacaleg nomor satu dapil Kalsel II (daftar bacalegDPR untuk Kalsel baca BPost edisi 25 April 2013).
Mengenai masih maraknya artis yang direkrut sebagai bacaleg, pengamat politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Arie Sujito menilainya sebagai pratanda kebangkrutan demokrasi.
Berdasar pengamatan, legislator dari kalangan artis tidak mendongkrak kualitas demokrasi dan parlemen.
“Itu artinya, partai tidak punya kemampuan dan kemauan leadership (kepemimpinan).Jadinya mereka memilih cara instan yakni mencari dari kalangan artis, yang unggul dari segi popularitas dan mengorbankan kualitas,” ucapnya.
Oleh karena itu, Arie menyerukan pemilih lebih kritis memilih caleg. Mereka jangan terjebak memilih berdasar kualitas bukan popularitas.
”Kalau pemilih tidak kritis dan hanya ikut pemilu saja itu bahaya. Artinya kita tidak belajar dari masa lalu tetapi justru bakal mengulang kesalahan yang sama,” ujarnya. (tribunnews/coz/mtv)
Partai NasDem
- Doni Damara, Melly Manuhutu, Mel Shandy, Jane Shalimar
Partai Kebangkitan Bangsa
- Ridho Rhoma, Arzetti Bilbina, Saleh Ali (Said Bajaj Bajuri), Mandala Shoji, Iyeth Bustomi, Akri Patrio
PDI Perjuangan
- Rieke Dyah Pitaloka, Yessy Gusman, Edo Kondologit, Sony Tulung, Nico Siahaan
Partai Golkar
- Nurul Arifin, Tantowi Yahya, Tety Kadi, Charles Bonar Sirait
Partai Gerindra
- Irwansyah, Jamal Mirdad, Rachel Maryam, Bella Saphira, Iis Sugianto
Partai Demokrat
- Venna Melinda, Inggrid Kansil
Partai Amanat Nasional
- Primus Yustisio, Eko (Patrio) Hendro Purnomo, Ikang Fawzi, Marrisa Haque, Dwiki Dharmawan, Dessy Ratnasari, Anang Hermansyah, Jeremy Thomas, Giselle Anastasia ‘Idol’, Gading Marten, Liza Natalia, Lucky Hakim, Hengky Kurniawan
Partai Persatuan Pembangunan
- Ratih Sanggarwati, Mat Solar, Angel Lelga, Okky Asokawati
Partai Hanura
- Gusti Randa, David Chalik