Hulu-Hilir

Istilah hulu-hilir sering kita dengar pada aktivitas industri. Misalnya industri hulu yang memproduksi bahan-bahan dasar dan industri hilir yang menghasilkan barang jadi.

Tayang:
Editor: M Fadli Setia Rahman

Pelaku korupsi bisa menteri, bisa jenderal, anggota DPR/DPRD, pejabat pemerintah bahkan para hamba hukum. Lihat saja para hakim bahkan hakim agung pun ada yang terlibat korupsi.

Yang mencuri kesempatan juga banyak, itulah sebabnya saya katakan pelakunya juga dari hulu sampai hilir. Yang di hulu dapatnya air bah (istilah korupsi besar), yang cuma mencegat di jalan dapat air mancur. Semua dapat ‘bagian’ termasuk yang kelas teri seperti korupsi uang perjalanan dinas, orangnya diam di tempat surat dinasnya keluyuran kemana-mana.

Kalau pejabat di Indonesia seperti Gubernur dan Wagub DKI Joko Widodo-Basuki Tjahaya Purnama, mungkin kita bisa bernapas lega. Keduanya lugu, tidak korup saat menjadi kepala daerah di Solo dan Belitung Timur.

Mereka belusukan seenaknya, nyopot pejabat tanpa ragu, marah-marah dalam rapat tidak segan lagi, karena mereka jujur, tak ada yang perlu ditakuti.

Pejabat yang lain begitu habis pilkada sibuk mengembalikan utang. Dari perijinan sampai aset daerah bisa terjual. Itu lah bentuk korupsi di Indonesia, dari hulu sampai hilir. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved