Tragedi Gol Dianulir

BARITO Putera mengusung meraih poin penuh saat bertandang ke markas Persepam Madura United

Tayang:

BANJARMASINPOST.CO.ID - BARITO Putera mengusung meraih poin penuh saat bertandang ke markas Persepam Madura United (P-MU) pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/2013, Rabu (3/6).

Sebelum menginjakkan kaki di ISL, Barito pernah berlaga di Stadion Gelora Bangkalan, Madura. Saat itu, 11 Maret 2012, dalam laga lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia 2011/2012, Barito melakoni laga terakhir putaran pertama menghadapi tuan rumah.

Sayang, target minimal mencuri satu poin di markas tim berjuluk Sapeh Kerap itu gagal terwujud. Laskar Antasari kalah 2-1 dari P-MU.

Nah, dalam laga itu, Barito sempat memimpin melalui Amirul Mukminin pada menit 25. Karena, Barito baru sekali bertandang ke kandang P-MU, Amir menjadi pemain Laskar Antasari satu-satunya yang pernah mencetak gol di sana.

Sayang, berselang lima menit usai gol itu, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan melalui kaki Martial Poungoue (Marcel). Marsel sendiri tidak berseragam P-MU sejak awal musim.

Gol kedua P-MU dicetak bek P-MU yang juga sudah dicoret, Evandro. Pemain asal Brasil itu membobol gawang Dedy Sutanto pada menit 42.

Barito sendiri sempat punya kans menyamakan kedudukan andai saja gol Ana Supriatna pada menit 65 tak dianulir wasit kala itu. Para pemain Barito sempat protes, tapi malah mendapat lemparan botol minuman mineral para pendukung tuan rumah.

Kenangan itu masih membekas di benak Amir, sang pencetak gol pada laga tersebut. Kenangan itu memberinya motivasi untuk tampil bagus di laga nanti.

Baginya, ini saatnya untuk membalas kenangan kurang menyenangkan itu. Kemenangan menjadi tujuan utama suami dari Putri Aspuri tersebut.

Mencetak gol bukanlah hal utama bagi mantan pemain Sriwijaya FC tersebut. "Siapapun yang cetak gol, yang penting Barito Insya Allah bisa menang," ujar Amir yang dihubungi via BlackBerry Messengger (BBM), Senin (1/7).

Laga itu, pastinya juga masih diingat Ana Supriatna, pemain yang merasakan golnya dianulir. Sayangnya, Ana tidak diboyong dalam tur Jawa Timur tersebut. (ire)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved