Breaking News:

PLN Siapkan 2 PLTU Baru

Kondisi kelistrikan Kalsel. Itulah yang ditanyakan Ketua DPRD Kalsel Nasib Alamsyah kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

PLN Siapkan 2 PLTU Baru
Net
Ilustrasi PLTU Asam Asam

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kondisi kelistrikan Kalsel. Itulah yang ditanyakan Ketua DPRD Kalsel Nasib Alamsyah kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Nasib mengungkapkan hingga kini, warga Banua masih belum bebas dari byarpet-nya listrik. Padahal provinsi ini kaya batu bara.

Selama tiga hari sejak Selasa (22/10), Yudhoyono berada di Kalsel. Salah satu agendanya adalah meresmikan dan meletakkan batu pertama (groundbreaking) proyek-proyek MP3EI ( Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia).

Di antaranya adalah proyek PT PLN (Kalselteng) yakni pembangunan PLTU Asam Asam Unit 3 dan 4 berkapasitas 2x65 MW di Tanahlaut dengan nilai investasi Rp 1,7 triliun. Juga pembangunan PLTU Mulut Tambang berkapasitas 2x30 MW oleh PT Makmur Sejahtera Wisesa PT Adaro Power Group, dengan nilai investasi  Rp 1,6 triliun.

“(Kenyataannya) hotel dan mal di Kalsel pada malam hari masih menggunakan genset. Saat berbincang dengan Pak Yudhoyono saya sampaikan demikian, tidak hanya sekali bahkan dua kali, yakni saat makan malam di Hotel Novotel dan Mahligai Pancasila,” kata Nasib  di Banjarmasin, Jumat (25/10).

Menurut dia, saat memberi sambutan pada acara peresmian dan groundbreaking proyek, Yudhoyono menegaskan pasokan listrik di Kalsel juga menjadi perhatiannya. Dia mengatakan ke depannya, ada PLTU unit 5 dan 6.

“Saat menanggapi obrolan dengan saya itu, Pak Yudhoyono bukan berjanji tetapi mengamini akan mengupayakan pemenuhan listrik di Kalsel,” ujar dia.

Saat dihubungi, General Manager PT PLN Kalselteng, Yuddy Setyo Wicaksono mengatakan, untuk pasokan listrik dengan beroperasinya PLTU unit 3 dan 4, sudah terpenuhi. Bahkan ada kelebihan 60 MW.

“Sementara belum untuk swasta, untuk memenuhi dulu kebutuhan masyarakat. Kalau pemenuhan listrik untuk swasta menunggu pembangunan PLTU di mulut tambang di Tanjung selesai unit semuanya. Saat ini baru satu unit. Begitu dua unit beroperasi, baru kami lepas ke swasta,” katanya.

Dia juga mengungkapkan PLTU unit 5 dan 6 sudah mendapat persetujuan dari Menteri ESDM Jero Wacik. Selanjutnya meminta persetujuan Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Kalau disetujui, pembiayaannya menggunakan anggaran PLN dan selanjutnya dilakukan tender.

“Unit 5 dan 6 itu mudah-mudahan tahun depan sudah bisa pembangunan konstruksi. Lokasinya masih di Asam Asam dengan daya 2x100 MW,” tegas dia.

Penulis:
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved