Perlu Dana Talangan

Benarkah RSUD Ulin Banjarmasin tidak memiliki persediaan obat untuk kemoterapi pasien kanker? Benar.

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Benarkah RSUD Ulin Banjarmasin tidak memiliki persediaan obat untuk kemoterapi pasien kanker? Benar. Penegasan itu diucapkan Kepala Bidang Hukum dan Informasi RSUD Ulin, Firmansyah.

Namun, dia tidak secara detail menjelaskan penyebabnya. Firmansyah hanya mengatakan kekosongan obat untuk kemoterapi itu dikarenakan ada problem piutang yang belum bisa ditagih.

Imbasnya, pembayaran kepada penyedia atau pemasok obat menjadi terkendala.

“Penyedia obat juga tidak bersedia menyuplai obat tersebut. Kami berharap kondisi ini bisa segera diatasi oleh direksi,” ujarnya kepada BPost, kemarin.

Keterkejutan diperlihatkan Wakil Komisi IV (membidangi kesehatan) DPRD Kalsel, Budiman saat diberitahu mengenai kondisi menyedihkan tersebut.

Untuk memastikan, dia langsung menghubungi salah seorang pejabat RSUD Ulin.

Berdasar informasi yang dia peroleh dari pejabat tersebut, ketiadaan obat untuk kemoterapi karenakan belum mengucurnya dana Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) dari Kementerian Kesehatan sebesar Rp 20 miliar. Karena itu pula, pengelola RSUD Ulin kesulitan melakukan pembayaran penyediaan obat.

Budiman menegaskan akan menyampaikan permasalahan itu kepada gubernur Kalsel atau wakil pemprov dalam rapat dengar pendapat, Jumat (15/11). Dia sangat berharap, pemprov bisa mencarikan solusi sehingga pasien yang memerlukan kemoterapi dapat segera ditangani.

“Mudah-mudahan Pemprov Kalsel bisa membantu dengan memberikan dana talangan,” ucap Budiman. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved