Tahanan Kasus Buang Bayi Gantung Diri dalam Lapas Klaten

Seorang tahanan kasus pembuangan bayi, mengakhiri hidupnya sendiri di selnya

Tahanan Kasus Buang Bayi Gantung Diri dalam Lapas Klaten
net
Ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID, KLATEN - Seorang tahanan kasus pembuangan bayi, mengakhiri hidupnya sendiri di selnya di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IB Klaten, Jawa Tengah, Selasa (19/11/2013) siang.

Tri Mulyono (32), warga Desa Kokosan, Prambanan, Klaten, ditemukan dengan posisi duduk di kamar mandi dengan tali menjerat lehernya. Petugas segera mengevakuasi korban dari kamar nomor 8 Blok A tersebut.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi segera membawa jasad korban ke kamar jenazah rumah sakit umum Suryadi Tirtonegoro, Klaten, untuk diperiksa lebih lanjut.

Dari keterangan Kepala Lapas Klaten, Juliyanto, Tri merupakan tahanan titipan dari Polres Klaten dalam kasus pembuangan bayi di Prambanan beberapa waktu lalu.

"Kondisi psikologis korban memang labil sejak tertangkap dan ditahan di polres. Informasinya sempat mencoba bunuh diri saat di Polres. Ini juga atas keterangan isterinya yang juga ditahan karena kasus yang sama," kata Juliyanto, Selasa siang.

Sementara itu, hasil penyelidikan sementara pihak kepolisian, Tri murni bunuh diri karena tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan ditubuh korban.

Pada Oktober 2013 lalu, pasangan suami istri Tri Mulyono-Ika Yuni Astuti, ditangkap petugas karena membuang bayi mereka di sebuah pos petani di Prambanan, Klaten. Keduanya mengaku malu karena mempunyai anak sesaat setelah menikah.

Bayi yang mereka buang itu ternyata ditemukan dalam keadaan selamat dan sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Sleman, DI Yogyakarta.

Editor: Edinayanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved