Persija Tak Mau Penuhi Permintaan Bepe
Manajemen Persija Jakarta belum memenuhi kewajiban menyelesaikan tunggakan gaji kepada para pemain.
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA – Manajemen Persija Jakarta belum memenuhi kewajiban menyelesaikan tunggakan gaji kepada para pemain.
Dua mantan pemain Macan Kemayoran, Bambang Pamungkas dan Leo Saputra merupakan pemain yang belum dipenuhi kewajibannya.
Meminta gajinya dilunasi kedua pemain itu telah memasukkan gugatan perdata terhadap manajemen Persija Jakarta ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2013).
“Selain kedua pemain itu, semua permasalahan gaji sudah selesai. Termasuk Alan Martha dan pemain lainnya,” kata Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus ditemui di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (3/12/2013).
Gugatan dari Bambang Pamungkas dan Leo Saputra membuat manajemen Persija Jakarta kesulitan memenuhi pelunasan gaji kepada kedua pemain itu.
PSSI memberikan tenggat waktu kepada 25 klub calon peserta kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014 untuk menyelesaikan tunggakan gaji pemain. Organisasi pimpinan Djohar Arifin Husin memberikan tenggat waktu bagi klub sampai Kamis (5/12/2013).
“Verifikasi, kewajiban kepada pemain yang jadi titik rawan, sudah 100 persen (dipenuhi). Hanya memang ada dua (pemain) yang belum, Bepe dan Leo, kenapa? Ada gugatan dari yang bersangkutan, ada selisih. Secara implisit Bepe sudah menyampaikan ada gugatan. Sampai kemarin belum ada panggilan, sehingga kemarin sore inisiatif mencari tahu gugatan Bepe," ujar Ferry Paulus.
Ferry Paulus mengaku, pihaknya belum menerima langsung gugatan dari Bepe dan Leo, namun saat dicek ke pengadilan memang terdapat pengajuan gugatan yang belum di proses lebih lanjut.
Manajemen Persija merasa tidak perlu memenuhi gugatan Bepe karena tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya dibayarkan. Disamping itu, Leo Saputra sempat menyatakan telah mencabut gugatan tersebut, namun pencabutan Leo belum ditindak lebih lanjut oleh pengadilan resmi.