Perubahan Suara Rawan di Saksi

Saksi pemilu tugasnya antara lain mengamankan suara. Tapi indikasi yang terjadi selama ini,

Perubahan Suara Rawan di Saksi
banjarmasinpost.co.id/mustain khaitami
anggota KPU Kalteng Daan Rismon. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Saksi pemilu tugasnya antara lain mengamankan suara. Tapi indikasi yang terjadi selama ini, perubahan perolehan suara caleg bisa jadi si saksi itu sendiri.

Meski belum ada pembuktian atas indikasi ini, persoalan itu dianggap sebagai salah satu titik rawan yang terjadi dan mengurangi asas jurdil dalam pemilu.

Secara teori, proses yang bisa mengganggu adalah ketika perpindahan surat suara dari TPS ke PPS. Itu bisa terjadi, karena saksi partai bukan saksi parpol tapi saksi calon," ujar anggota KPU Kalteng Daan Rismon.

Daan berbicara masalah ini dalam sosialisasi pegawasan pemilu bagi ormas dan jurnalis, Kamis (19/12/2013). Ironisnya, pengurangan suara caleg biasanya terjadi antarpeserta pemilu dalam satu parpol.

Diakui, selama ini rekapitulasi perolehan suara di TPS hanya diberikan keoada parpol dan panwas lapangan. Padahal seperti dikatakan Daan, rekapitulasi seyogianya juga diberikan kepada pihak lain yang dianggap berkompeten. Tapi sejauh ini usulan itu masih berupa draf dan belum diatur dalam perundang-undangan.

Dalam pemilu legislatif selama ini, penghitungan suara hanya dilakukan di TPS. Sedangkan di PPS, PPK dan KPU sudah dalam bentuk rekapitulasi suara.

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved