Tak Kehabisan Pemain
pengurus futsal Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komunikasi (STMIK) Indonesia bergerilya mencari pemain futsal.
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Ahmad Rizky Abdul Gani
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sambil menyelam minum air. Saat melaksanakan orientasi mahasiswa baru, pengurus futsal Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komunikasi (STMIK) Indonesia bergerilya mencari pemain futsal.
"Pas pelaksanaan opspek, semua mahasiswa akan diberi formulir untuk mengisi biodata serta hobi. Bila ada yang hobi main futsal, kami ajak latihan setiap hari Rabu," papar Abdullah, Ketua Futsal STMIK Indonesia, Rabu (15/1/2014).
Menurut dia, melalui biodata tersebut pihaknya tak perlu lagi mencari pemain dengan menggelar turnamen antar-jurusan. Biasanya, yang mengisi data hobi futsal, berarti punya kemampuan bermain di olahraga tersebut.
Jadi, dikatakannya, walau pun pemain yang senior sudah lulus, masih ada penggantinya. "Kami tak habis-habisnya memiliki pemain baru," jelasnya.
Hendri menambahkan, pemain yang sekarang mengikuti latihan merupakan mahasiswa angkatan 2010-2013. "Mereka yang berlatih tiap Rabu ini merupakan pemain terbaik di STMIK," jelasnya.
Jumlah pemain yang latihan terkadang mencapai 30 orang, sehingga bila menghadapi suatu event akan dilakukan seleksi untuk mencari pemain terbaik.
Berkat latihan cukup rutin dan seleksi yang cukup ketat, lanjut mahasiswa jurusan Manajemen Informatika angkatan 2011 ini, tim STMIK berhasil meraih juara I di Turnamen Futsal Poliban Cup awal 2013 dan juara ketiga Turnamen Futsal Fakultas Hukum Unlam 2013.
Supaya tidak bosan latihan, lanjut pemain Baldez FC Banjarmasin ini, tim STMIK melakukan pertandingan uji coba dengan tim lain.
Selain itu, timpal Fikriannor, walau pun pemain hebat, bila jarang latihan tidak akan dibawa memperkuat tim STMIK. "Futsal kan lebih mengandalkan kerjasama tim, tidak berharap satu pemain saja," tandasnya.
Di latihan Rabu (15/1) siang, jumlah pemain STMIK yang latihan tidak terlalu banyak diantara Fikri, Gt Hadi, Dul, Adit, Hendri, Fariz, Fatur, Hanafi, Ayubi, Robi, Arbi, Tri dan lain-lainnya.
"Kebetulan minggu tenang guna menghadapi final test, banyak pemain kami pulang kampung. Jadi, teman-teman yang datang terlalu banyak," tandasnya.