Memang Rawan Dikorupsi

Masyarakat mempunyai tanggung jawab dalam pelaksanaan PNPM, baik jenis simpan pinjam maupun infrastruktur.

Memang Rawan Dikorupsi
pnpm-perdesaan.or.id
PNPM Mandiri Pedesaan

News Analysis
GAZALI RAHMAN
Pengamat Pemerintahan Unlam

BANJARMASINPOST.CO.ID - PROGRAM Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) merupakan program yang pengawasannya oleh masyarakat. Maka masyarakat  mempunyai tanggung jawab dalam pelaksanaan PNPM, baik jenis simpan pinjam maupun infrastruktur.

Terkait PNPM simpan pinjam, maka sifatnya bergulir. Karena sifatnya itu rentan terjadi penyimpangan. Ada kemungkinan dimanfaatkan karena tidak boleh tidak ada kelompok masyarakat yang tidak memanfaatkannya. Namanya dana bergulir maka harus terus berjalan.

Misalnya satu kelompok mendapatkan Rp 15 juta, dari situ kemudian dihitung berapa lama masa pemakaian dan pengembaliannya. Dengan adanya penetapan tersangka kasus dugaan penyimpangan dana simpan pinjam oleh Polres Tanahlaut (Tala), itu menunjukkan pengawasan terhadap PNPM, sudah berjalan.

PNPM itu mengusung konsep pemberdayaan, meski demikian pemerintah juga jangan sertamerta menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk mengelola dana tersebut. Sifatnya bisa bottom up atau top down. Tidak kalah pentingnya adalah harus adanya pihak ketiga untuk mengawasi jalannya PNPM tersebut. Biasanya disebut konsultan pengawas.

Meskipun ada temuan penyimpangan dana bantuan, pemerintah jangan mengentikan program ini. Banyak pelaksanaan PNPM simpan pinjam yang sukses di daerah lain. Tentunya kasus di Tala harus dijadikan pelajaran bersama, baik pemerintah, kelompok penerima maupun  konsultan pengawas untuk menyempurnakan pelaksanaan PNPM. Jangan sampai terjadi nila setitik rusak susu sebelanga. (has)

Penulis: Hasby
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved