6 Bulan Clear

Intinya selamatkan pasien terlebih dulu. Harus tetap dilayani, termasuk memberikan resep obat bagi pasien. Soal biaya kan masih ada Jamkesda

Editor: Halmien

BANJARMASINPOST.CO.ID - REAKSI keras kembali diperlihatkan Kadinkes Provinsi Kalsel Achmad Rudiansjah begitu mendengar masih saja terjadi penanganan pasien yang tidak profesional oleh dokter. Terlebih lagi dokter tidak memberikan obat kepada pasien cuci darah.

“Intinya selamatkan pasien terlebih dulu. Harus tetap dilayani, termasuk memberikan resep obat bagi pasien. Soal biaya kan masih ada Jamkesda, Jamkesprov. Harus tetap melayani pasien dengan benar,” tandasnya, Senin (20/1).

Rudiansyah bisa memahami masih terjadinya permasalahan terkait jaminan kesehatan nasional yang dikelola BPJS. Itu sebannya, pihaknya akan gencar mensosialisasikan teknis BPJS Kesehatan lebih mendalam. Menurut dia, tiga hingga enam bulan ke depan menuju penyempurnaan pelaksanaan BPJS kesehatan di lapangan.

Menjadi tantangan baginya sebagai kepala dinas dan juga para direktur RSUD memberikan pemahaman kepada dokter-dokter. Dia mengimbau para direktur RSUD di Kalsel lebih sering turun kepada pelayanan-pelayanan tingkat dasar.

“Harapan kami tiga hingga enam bulan ke depan baru clear, aspek teknis. Sosialisasi lebih gencar agar pemahaman dokter terhadap BPJS Kesehatan tidak setengah-setengah, BPJS Kesehatan terus up to date, mengingat luasnya wilayah dan banyaknya permasalahan pada tingkat bawah,” jelasnya.

Ikhwaansyah, Kadinkes Banjar mengaku sudah mendengar banyaknya keluhan terkait pelayanan kesehatan lanjutan di rumah sakit terutama menyangkut obat-obatan. Namun Ikhwansyah menjamin untuk pelayanan dasar di Puskesmas tidak masalah. Obat-obatan pelayanan dasar stoknya mencukupi. (has/wid)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved