Perburuan Pemain Jatim Nihil
Sembari mengikuti Kongres PSSI dan pertemuan manajer peserta Divisi Utama 2014 di Surabaya, Jawa Timur
BANJARMASINPOST.CO.ID - Sembari mengikuti Kongres PSSI dan pertemuan manajer peserta Divisi Utama 2014 di Surabaya, Jawa Timur, tim pelatih Martapura FC (MFC) berburu pemain.
Perburuan untuk satu slot tersisia di tim berjuluk Laskar Sulthan Adam dilakukan Minggu (26/1) di daerah Bangil, Jawa Timur dan Senin (27/1) pagi di Sidoarjo.
Pada perburuan pertama di Bangil, tim sepertinya tidak berhasil mendapatkan pemain yang diinginkan. Kemudian pada perburuan kedua di Sidoarjo, pemain-pemain yang akan dipantau tidak mampu memenuhi keinginan tim pelatih.
Salah satunya, Arthur Frets Assa, yang pernah bermain di Deltras Sidoarjo dan Persegres Gresik United. "Setelah melakukan pemantauan, ternyata pemain yang ada belum sesuai yang kita cari bahkan yang kita perlukan," ujar pelatih kepala Martapura FC, Frans Sinatra Huwae.
Mantan pemain sekaligus pelatih Barito Putera ini menerangkan, dari pemantauan ada beberapa pemain yang tidak sesuai dengan kebutuhan tim. Pasalnya tim sedang berburu pemain sayap, namun yang ada malah di antaranya bermain di posisi bek sayap.
Memang ada beberapa pemain yang bermain di posisi sayap, namun sayangnya usianya sudah hampir menginjak 30 tahun. Tidak ingin terlalu memaksakan kehedak, tim pun enggan untuk mendatangkannya untuk menjalani seleksi lanjutan.
"Pemain yang kita pantau ternyata banyak tidak sesuai posisi yang kita cari. Meski ada juga beberapa, tapi usianya sudah cukup tua. Jadi kita harus bersabar lagi mencari pemain," kata Frans.
Menurutnya, pemain yang dicari, diharapkan tidak hanya andal membantu serangan, namun juga mumpuni saat bertahan. "Kita saat ini membutuhkan pemain sayap yang efektif membantu serangan, dan bisa melakukan akselerasi-akselerasi memberikan umpan-umpan bagus kepada striker. Tapi dia juga harus bisa membantu pertahanan," terangnya. (frans rumbon/metro banjar)