Bukan Lagi Sekadar Rehab

Terkait putusnya jembatan gantung yang keberadaannya sangat diperlukan warga itu.

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID - Terkait putusnya jembatan gantung yang keberadaannya sangat diperlukan warga itu. Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) HST Ahmad Zaid mengaku sedang mengupayakan agar bisa ditangani secepatnya melalui dana tanggap darurat dari pos Badan Penanggulangan Bencanan Daerah (BPMPD).

Anggaran dana penanggulangan bencana atau tanggap darurat di pos badan baru tersebut, menurut informasi sebesar Rp 2.051.000.000 untuk tahun ini. Namun, dana tersebut lebih difokuskan penggunaannya untuk korban bencana.

“Makanya, kami perlu koordinasikan dulu dengan BPMPD apakah bisa dibangun menggunakan dana tersebut,”kata Zaid, Rabu (29/1).

Jika dana tersebut bisa digunakan, Dinas PU akan membantu mendesain jembatannya. Pasalnya, berdasarkan hasil pantauan, jembatan tersebut harus dibangun baru. Tidak bisa lagi sebatas direhabilitasi. Untuk membangunnya, perlu dana Rp 500 juta.

“Kalau membangun tidak lagi menggunakan fondasi tiang kayu, tapi baja agar lebih kuat,” katanya.

Upaya lain mempercepat pembangunan, menurut  Zaid, adalah mengajukannya pada APBD Perubahan 2014.

Kalau tidak, baru bisa terakomodasi pada APBD 2015 mendatang. Itu artinya, warga setempat masih lama menggunakan rakit untuk menyeberang.

“Masalahnya, saat jem-batan itu ambruk, RAPBD 2014 sudah diketuk dan tinggal menunggu pengesahan. Jadi tak terakomodasi,”kata Zaid. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved