Jusuf Kalla Urutan Teratas Dipilih dari Publik Partai Islam

Elektabilitas JK diikuti Ketua Umum PAN Hatta Rajasa dengan 10,8 persen. Kemudian Ketua Dewan Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra dengan 9,3 persen

Editor: Halmien

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pada survei yang dilakukan Political Communication Institute (PolcoMM Institute) Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mendapatkan elektabilitas sebanyak 17,6 persen yang menduduki posisi teratas calon presiden dari partai Islam.

Elektabilitas JK diikuti Ketua Umum PAN Hatta Rajasa dengan 10,8 persen. Kemudian Ketua Dewan Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra dengan 9,3 persen, mantan Ketua MK Mahfud MD sebanyak 7,3 persen dan Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid sebanyak 4,2 persen.

Direktur PolcoMM Institute Heri Budianto menyebut potensi pemilih JK didominasi oleh responden dari Indonesia Timur.

"Publik menilai positif kinerja JK di bidang sosial dan pelayanan masyarakat. Kerja nyata dan kontribusi JK mendapat tempat tersendiri dalam benak publik. Publik menilai JK cepat dan tanggap dalam mengambil keputusan serta banyak memberi solusi pada persoalan," kata Heri di WHIZ Hotel, Jakarta, Minggu (23/2/2014).

Sementara Hatta Rajasa dinilai berpengalaman di pemerintahan. Geri mengatakan Hatta juga dinilai sebagai sosok yang diterima oleh semua kalangan dan potensi pemilih dari wilayah sebagian Sumatera dan sebagian Jawa.

Sedangkan Yusril Ihza Mahendra dinilai publik merupakan tokoh yang mengerti tata pemerintahan dan dianggap tokoh yang mampu membawa perubahan sistem ketatanegaraan.

Heri juga menjelaskan masuknya Mahfud MD dalam bursa capres karena dinilai sebagai tokoh yang berani. Publik juga menganggap Mahfud sebagai pimpinan MK yang bersih.

"Potensi pemilih sebagian Jawa dan sebagian Kalimantan," imbuhnya.

Heri menjelaskan untuk Hidayat Nur Wahid dinilai publik sosok yang mampu membawa kemajuan bagi PKS.

"Publik menganggap Hidayat Nur Wahid merupakan tokoh yang bersih dan peduli," katanya.

Hasil survei juga menunjukkan publik menganggap Partai Islam mengajukan calon presiden sendiri sebanyal 29,7 persen; tidak menjawab 28,3 persen; tidak tahu 22,2 persen dan tidak perlu mengajukan capres sebanyak 19,8 persen.

Survei yang dilakukan PolcoMM Institute ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara langsung di 29 Provinsi, tidak mencakup wilayah Papua, Papua Barat, NTT, Bali dan Sulut.

Jumlah responden sebanyak 1.200 orang dari populasi seluruh warga negara Indonesia yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), dengan metode multistage random sampling dan margin of error ± 3,1 persen, tingkat kepercayaan 96,9 persen.

Partai-partai berbasis Islam yakni PPP, PKB, PKS, PBB dan PAN, sementara partai berbasis Nasional yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Hanura, NasDem, dan PKPI.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved