Ayam Jago Baidowi Tidak Mati Setelah Sepekan Lehernya Disembelih

Seekor ayam jago milik Baidowi (69), warga RT 09, RW 04, Dusun Kranggan, Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, MADIUN - Seekor ayam jago milik Baidowi (69), warga RT 09, RW 04, Dusun Kranggan, Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, memiliki kekuatan aneh.

Ini menyusul, ayam jago yang berbulu putih seluruhnya itu, sudah sejak 7 hari lalu, tepatnya Kamis (6/3/2014), disembelih pemiliknya untuk tambahan lauk hajatan.

Namun, hingga Rabu (12/3/2014), ayam itu tidak kunjung mati.

Kondisi ayam yang sudah disembelih dan mampu bertahan hidup ini, membuat geger dan heboh warga setempat.

Sejumlah warga, berusaha menyaksikan dari dekat ayam aneh itu. Apalagi, ayam tersebut masih terlihat segar bugar.

Selain itu, meski kerongkongan dan nafasnya terputus karena tersayat pisau 7 hari lalu, nyawa ayam jago ini masih belum keluar dari raganya.

Bahkan, saat diberikan makanan berupa beras, ayam tersebut masih bernafsu memakannya.

"Tetapi dilihat jelas, makanan yang dipatuk ayam jago ini tak bisa masuk ke dalam tubuhnya atau temboloknya. Karena selalu keluar dari lubang bekas sayatan pisau di lehernya, yang masih terlihat menganga ini," terang pemilik ayam jago ini kepada Surya, Rabu (12/3/2014).

Baidowi menceritakan, sebelumnya, ayam itu disembelih untuk tambahan lauk pauk saat melaksanakan hajatan di rumahnya sepekan lalu. Namun, karena tak kunjung mati, maka ayam itu tidak bakal dijadikan lauk pauk lagi.

"Kalau akhirnya ayam ini mati, maka tidak akan kami konsumsi (dijadikan lauk pauk). Tetapi akan kami kubur sesuai dengan petunjuk dan syariat agama Islam tak diperbolehkan dikonsumsi lagi," pungkasnya.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved