Permukiman KAT Ditinggal Kosong
Warga Dayak Pilih Jual Rumah
Pun sisa rumah yang ada tidak semuanya berpenghuni. Rumah yang terbuat dari kayu itu dibiarkan tanpa perawatan
Penulis: Aprianto | Editor: Halmien
PELAIHARI, BPOST - Permukiman komunitas adat terpencil (KAT) di Desa Riam Adungan Kecamatan Kintap, kini mati suri. Dari 50 rumah yang dulu dibangun untuk warga Dayak Meratus hanya menyisakan 12 rumah.
Pun sisa rumah yang ada tidak semuanya berpenghuni. Rumah yang terbuat dari kayu itu dibiarkan tanpa perawatan. Semak belukar dan rumput liar tumbuh di sekitar rumah.
Bahkan, puluhan rumah sudah tidak ada lagi berdiri. Rumah-rumah yang dibangun pada 2006 dan ditujukan untuk warga daerah terpencil, itu telah dibongkar oleh para pemiliknya. Tanah garapan dibiarkan tanpa ada perawatan sehingga menjadi kawasan penuh rumput liar dan semak belukar.
Berita selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Selasa (27/5/2014) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id