Bonus Tidak Cair, Eman Mengembala Sapi
Khusus atlet panjat tebing asal Bumi Saijaan, yang banyak menggondol medali emas pada cabang olahraga itu hingga kini masih gigit jari
Penulis: Herliansyah | Editor: Halmien
BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Pascaberakhirnya pekan olahraga provinsi (Porprov) di Kabupaten Banjar tahun lalu, membuat gundah atlet asal Kabupaten Kotabaru.
Bukan karena pelaksanaan Porprov. Khusus atlet panjat tebing asal Bumi Saijaan, yang banyak menggondol medali emas pada cabang olahraga itu hingga kini masih gigit jari.
Bunos yang dijanjikan pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda, Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabupar) Kotabaru, hingga sekarang tak kunjung diberikan.
Selain Sukri, penyandang gelar atlet nasional. Peraih sembilan emas pada porprov di Kabupaten Banjar yang gagal menikah karena bonus tidak cair.
Lebih memiriskan, Hermawan yang mendapat dua medali emas dan tiga perak ini, juga harus menjadi pengembala sapi. Bonus yang diharapkan untuk membayar cicilan hutan tidak cair.
"Aku kecewa sekali. Karena bonus tidak cair terpaksa mengembali sapi agar bisa membayar hutang. Harusnya saat ini waktu berlatih dengan teman-teman," katanya Eman, panggilan akrab Hermawan.