Petir dan Angin Ribut Ancam Banua

Hujan masih akan terus mengguyur bumi Kalimantan selama beberapa hari ke depan.

Editor: Ahmad Rizky Abdul Gani

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARBARU - Hujan masih akan terus mengguyur bumi Kalimantan selama beberapa hari ke depan. Hujan disertai petir dan angin ribut menjadi ancaman yang menimbulkan bencana.

Stasiun Klimatologi (Staklim) Kelas I Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banjarbaru menangkap aktifitas pergerakan awan rendah konvektif atau awan cumuloningbus (Cb) mengumpul terpusat di atas kepulauan Kalimantan.

“Perlu diwaspadai awan konvektif berupa awan Cb berpotensi memunculkan petir dan angin ribut,” kata Purwanto, Kepala Staklim Kelas I BMKG Banjarbaru, Rabu (11/6/2014).

Adanya pergerakan awan kovektif yang tertarik melalui kepulauan Kalimantan itu disebabkan pengaruh munculnya aktivitas pusat tekanan rendah (law) di sebelah utara pulau Kalimantan, tepatnya di sekitar pulau Filipina.

“Apabila terus menguat, dikhawatirkan law berubah menjadi tropical cyclone (TC) yang berpotensi hujan besar dan bencana banjir,” ucapnya.

Suhu muka laut yang terukur masih menghangat sampai 30 derajat celcius, menyebabkan aktivitas pembentukan uap air dan awan hujan semakin efektif. Awan hujan yang terbawa angin menuju titik lawa melalui pulau Kalimantan mengakibatkan terjadinya hujan.


Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Kamis (12/6/2014) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved