Perang Boateng Bersaudara
KASIH sayang dua bersaudara untuk sementara harus ditepikan ketika Jerman berhadapan dengan Ghana, pada laga putaran
BANJARMASINPOST.CO.ID - KASIH sayang dua bersaudara untuk sementara harus ditepikan ketika Jerman berhadapan dengan Ghana, pada laga putaran final Piala Dunia (PD) 2014 Grup G di Estadio Castelao, Minggu (22/6) dini hari. Meski sedarah, gelandang Ghana, Kevin Prince-Boateng, ingin melihat sang adik, Jerome Boateng, merasakan kekalahan bersama Jerman.
Gelaran PD 2014 di Brasil, memang tidak bisa dilepaskan dari Boateng bersaudara, Kevin Prince dan Jerome. Keduanya adalah saudara tiri dari satu ayah.
Selain pernah bahu-membahu di Hertha Berlin, keduanya juga pernah bekerja sama di tim Jerman U-21. “Ada kalanya kami beradu argumen,” tutur Kevin kepada Sport Bild, kemarin.
Semuanya berubah sejak Kevin mengambil keputusan penting dalam karier sepak bolanya.
Pada 2009, ia memilih membela Ghana, negara asal ayahnya, meski sempat membela Jerman di level junior. Sementara Jerome yang lebih muda dua tahun, memantapkan hatinya pada Jerman sebagai negara yang dibelanya di pentas internasional.
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Sabtu (21/6/2014) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id