Cium Tangan Sebelum Berangkat
Hingga malam tadi, rumah Umi Hani (35) di Jalan Belitung Darat, Gang Keluarga, Banjarmasin. terus didatangi orang yang hendak melayat
BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Hingga malam tadi, rumah Umi Hani (35) di Jalan Belitung Darat, Gang Keluarga, Banjarmasin. terus didatangi orang yang hendak melayat sekaligus menyampaikan rasa berbelasungkawa kepada keluarga korban. Mereka juga bergantian membacakan surah Yasin di depan jenazah.
Air mata terus membasahi wajah orangtua Hani, Norhana (62) dan Artani (69). “Setiap pukul delapan pagi, dia ke toko. Tadi, sebelum berangkat dia mencium tangan saya. Tidak ada firasat apa-apa,” kata Norhana.
Tak banyak kata yang diucapkan Norhana. Sembari terus menangis, dia berapa kali menelepon kerabat untuk mengabarkan kejadian itu sekaligus meminta doa untuk putrinya. Norhana pun sering juga menerima telepon dari ponsel yang dipegangnya.
Toko Emas Arafah di Pasar Kalindo adalah milik H Kamal. Dia adalah suami Umi Kalsum, yang merupakan saudara kembar Hani. Pada kejadian itu, Kalsum dan adiknya, Amat Abdillah mengalami luka-luka akibat terkena tembakan. Keduanya dirawat di RS Suaka Insan.
“Mungkin besok (hari ini), jenazah dimakamkan, menunggu kedatangan keluarga lainnya,” kata Artani.
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Minggu (29/6/2014) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id