Duel Pelatih Kontroversial
PUBLIK Belanda dan Argentina sempat meragukan Louis van Gaal dan Alejandro Sabella sebelum Piala Dunia (PD) 2014.
BANJARMASINPOST.CO.ID - PUBLIK Belanda dan Argentina sempat meragukan Louis van Gaal dan Alejandro Sabella sebelum Piala Dunia (PD) 2014. Keduanya ternyata sukses membungkam segala kritikan.
Bahkan, keduanya bakal bertarung di babak semifinal di Arena de Sao Paulo, Kamis (10/7) dini hari. Van Gaal pernah menemui titik terendah dalam karier kepelatihannya ketika gagal mengantarkan Belanda lolos ke putaran final PD 2002.
Karenanya, saat KNVB (PSSI-nya Belanda) menunjuk lagi dirinya untuk menukangi De Oranye, banyak cibiran yang datang. Terlebih, calon pelatih Manchester United ini, berani menentang arus dengan menerapkan formasi 5-3-2 yang dinilai tidak sejalan dengan ciri permainan tradisional Belanda. Keputusannya membawa banyak pemain muda dan minim pengalaman, juga jadi sasaran kritik.
Namun, segala kritik itu perlahan berguguran seiring performa hebat Belanda. Pada laga pertama mereka membantai juara bertahan Spanyol dengan skor telak 5-1. Hingga babak perempat final ciri permainan totaal voetbal justru sangat terlihat.
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Rabu (9/7/2014) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id