967 Pemilih Dipertanyakan Bawaslu

Ketua Bawaslu Kalsel, Mahyuni langsung mengajukan pertanyaan setelah jajaran KPU Kota Banjarmasin usai membacakan seluruh

967 Pemilih Dipertanyakan Bawaslu
Warta Kota/Henry Lopulalan
Petugas panitia pemilihan kecamatan (PPK) melakukan proses rekapitulasi suara Pemilu Presiden 2014 di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (13/7/2014). Proses rekapitulasi suara pilpres oleh PPK berlangsung 13-15 Juli 2014, di tingkat kabupaten/kota oleh KPU setempat mulai 16-17 2014 dan di KPU provinsi pada 18-19 Juli 2014. Tahapan terakhir rekapitulasi penghitungan perolehan suara di tingkat nasional oleh KPU selama tiga hari pada 20 hingga 22 Juli 2014. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ketua Bawaslu Kalsel, Mahyuni langsung mengajukan pertanyaan setelah jajaran KPU Kota Banjarmasin usai membacakan seluruh hasil rekap perhitungan suara Pilpres 2014.
     
Dalam rapat pleno terbuka hasil perhitungan yang digelar KPU Kalsel di Neptunus Ballroom, Golden Tulip Hotel ini Mahyuni mempertanyakan ketidaksinkronan data Sidalih dengan data berita acara sertifikat.
     
"Ada selisih 967 pemilih di Banjarmasin. Berita acara berbeda dengan data Sidalih. Kami khawatir ini akan jadi masalah di pusat," kata Mahyuni, Jumat (18/7).

Penulis: Rendy Nicko
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved